Prabowo Resmi Bentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan
Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) pada Kamis (22/10).
Peresmian itu dilakukan saat menghadiri Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/10).
"Dengan mengucap bismilahirahmanirahim pada siang ini, Kamis, 22 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya, Prabowo Subianto Presiden RI dengan ini saya resmikan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan," ujar Prabowo.
Dewan baru ini merupakan transformasi dari Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) yang sebelumnya terbentuk. Dewan ini bertujuan untuk memperkuat inklusi dan tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia.
Di tempat yang sama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pembentukan DNKK berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2026.
"Orientasinya berubah, kalau Dewan Nasional Keuangan Inklusif hanya inclusivity, hanya keterlibatan masyarakat memiliki rekening. Tetapi, Bapak Presiden sudah mengubah orientasinya menjadi kesejahteraan keuangan keluarga," ujar Airlangga.
Presiden Prabowo Subianto, sambung Airlangga, menjabat sebagai Ketua DNKK. Kemudian, Airlangga berperan sebagai Ketua Harian DNKK.
Selanjutnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menjabat sebagai Wakil Ketua DNKK. Sementara, Gubernur BI Destry Damayanti, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menduduki posisi sebagai wakil ketua harian.
"Sebagian menteri menjadi anggota (DNKK)," ujarnya.
Mengutip Sekretariat Negara, DNKK digagas saat pertemuan bilateral dan tête-à-tête Prabowo dengan Ratu Máxima pada November 2025 lalu.
Adapun salah satu fokus utama DNKK adalah memperluas pembiayaan yang murah dan mudah diakses, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk mensejahterakan rakyat.
(sfr)