BEI Siapkan Skema Baru Awasi Saham Mulai November

CNN Indonesia
Senin, 26 Okt 2026 13:42 WIB
BEI akan terapkan pengawasan baru mulai November untuk melindungi investor. Teknologi canggih akan mendeteksi manipulasi harga secara efektif. (FOTO:CNN Indonesia/Muhammad Falah).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal menerapkan pengawasan baru pada November untuk memastikan perdagangan saham di pasar modal berjalan secara teratur, wajar, dan efisien.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa dalam upaya memperkuat pelindungan investor, bursa akan mengurangi penggunaan tindakan konvensional, seperti Unusual Market Activity (UMA) atau immediate action lainnya.

Jeffrey mengungkapkan BEI kini mengandalkan teknologi pengawasan canggih yang setara dengan bursa-bursa global lain di dunia untuk mendeteksi indikasi awal manipulasi harga.

"Segera setelah ini, kami tidak lagi akan banyak memberikan immediate action atau UMA, tetapi dengan teknologi pengawasan yang kami miliki. Kami bila mendeteksi indikasi awal adanya praktik-praktik manipulasi atau upaya memanipulasi harga di pasar, kami akan mengeluarkan laporan indikasi dimulainya investigasi," ujar Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (26/10).

Melalui skema baru ini, jika ditemukan indikasi transaksi yang tidak wajar, BEI akan secara terbuka mengumumkan kepada publik bahwa saham tertentu dari periode transaksi tertentu sedang berada dalam proses investigasi bursa.

Jeffrey menerangkan selama proses tersebut berjalan, bursa dapat menjatuhkan tindakan tertentu, mulai dari pemandatan kegiatan hingga suspensi pada rekening efek terkait.

"Dan di dalam proses investigasi itu, kami dapat melakukan tindakan tertentu seperti pemandatan kegiatan rekening efek atau melakukan suspensi atas rekening efek tertentu," terangnya.

BEI bakal melakukan sosialisasi terkait mekanisme pengawasan baru tersebut kepada para anggota bursa pada pekan ini dan berharap sistem tersebut dapat segera diimplementasikan dalam waktu dekat.

"Minggu ini kami akan melakukan sosialisasi dengan anggota bursa dan kami harapkan dalam waktu yang sangat segera mekanisme ini sudah akan bisa kami terapkan," pungkas Jeffrey.

(fln/ins)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK