Banyaknya obat kuat palsu yang menjamur di jalan menunjukkan tingginya permintaan orang-orang terhadap obat itu. Psikolog seksual Zoya Amirin berpendapat banyaknya permintaan itu karena sifat orang Indonesia yang cenderung mempercayai mitos bahwa obat-obat itu bisa mengobati masalah yang mereka hadapi tanpa harus berkonsultasi dengan dokter.
"Banyak orang Indonesia yang mudah percaya kata orang. Mereka percaya kalau obat kuat ilegal itu mujarab hanya dari omongan orang lain," kata Zoya kepada CNN Indonesia, Jumat (5/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi pria yang punya masalah dengan ereksi, Zoya menyarankan agar mereka segera memeriksakan diri dan konsultasi pada ahlinya. "Cari tahu dulu apakah masalahnya psikologis atau biologis," kata Zoya.
Bila masalahnya ada di fisik, maka Zoya menyarankan agar pria bersangkutan segera melanjutkan pengobatan dengan androlog. "Boleh konsumsi pil biru, asal dibeli di tempat yang kredibel dan sesuai saran dokter," katanya. Sementara, bila masalah ada di kejiwaan yang bersangkutan, Zoya menyarankan agar segera melakukan konseling dengan seksolog.
"Obat kuat tidak akan bisa menyembuhkan penyakit psikologis itu. Bila memang masalah ereksi terjadi karena gangguan psikologis, pasien harus segera melakukan konseling ke ahlinya," katanya. Ia mengatakan kunci agar bisa segera sembuh adalah dengan tidak mudah menyerah.
Namun sayangnya, menurut Zoya, masih banyak juga yang keliru berkonsultasi. "Banyak pihak yang mengaku seksolog tetapi tidak punya sertifikasi. Bagi pasien, harus cek dulu kredibilitas orang yang memberikan konseling," kata perempuan lulusan Universitas Indonesia ini.
(yoh/mer)