Sebetulnya seperti apa proses produksi pangan, sehingga bahan pangan seperti apel yang jauh-jauh di impor dari luar negeri layak untuk kita konsumsi?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa hal yang memungkinkan untuk menjadi sumber kontaminasi pada industri pangan menurut Ardiansyah di antaranya adalah bahan baku mentah.
“Proses pembersihan dan pencucian untuk menghilangkan tanah dan untuk mengurangi jumlah mikroba pada bahan mentah amat penting. Karena tanah mengandung berbagai jenis mikroba khususnya dalam bentuk spora,” kata Ardiasnyah, saat dihubungi CNN Indonesia pada Rabu (28/1).
“Pada saat pengolahan buah produk pangan juga harus memakai masker dan harus dalam kondisi sehat,” ucap Ardiansyah. Tahapan lain produksi pangan yang baik menurut GMP adalah kebersihan bangunan.
“Kondisi bangunan, seperti lantainya, harus bersih. Termasuk air untuk pengolahan makan. Air yang digunakan sebaiknya memenuhi persyaratan air minum,” ucap dosen yang pernah bermukim di Jepang tersebut.
Segala peralatan untuk sterilisasi juga diusahakan berada di atas suhu 75-76 derajat Celsius. Hal ini agar bakteri termofilik dapat dibunuh dan dihambat pertumbuhannya.
“Meskipun sudah melalui cara pengolahan pangan yang baik kemungkinan produk pangan terkontaminasi tetap bisa terjadi, salah satunya pada saat jalur distribusi,” kata Ardiasnyah. Untuk itu sebagai konsumen pun kita harus melakukan proses pengolahan yang baik sebelum mengonsumsi pangan.
(win/mer)