IFW 2015
Thalassa, Inspirasi Dewi Laut Yunani Koleksi Ivan Gunawan
Tri Wahyuni | CNN Indonesia
Kamis, 26 Feb 2015 20:44 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam pagelaran busananya yang digelar di Indonesia Fashion week 2015, desainer Ivan Gunawan menampilkan 28 koleksinya yang bertemakan Thalassa, yang dalam bahasa Yunani berarti mother of sea.
Koleksi Ivan itu terdiri dari 20 busana perempuan dan 8 busana laki-laki. "Saya menggambarkan baju saya seperti sea goddest look yang saya aplikasikan dengan rasa masa kini," kata Ivan dalam acara konferensi pers sebelum pagelaran fesyennya di IFW 2015 pada Kamis (26/2).
Ivan menggunakan gaya busana ready to wear yang mewah, dengan perpaduan streetwear, glamor, dan edgy. "Memang saya campur menjadi satu kesatuan," ucap Ivan.
Busana yang ditampilkan Ivan menggunakan warna-warna yang terinspirasi dari warna laut. Ia juga banyak menggunakan bahan sheer atau terawang di bagian punggung. Ada juga celana berpipa lebar dan panel sheer di beberapa bagiannya. Gaun cocktail, potongan A-line, serta bahan longgar menjuntai juga dipakai oleh keponakan Adjie Notonegoro itu.
Koleksi Ivan juga menggunakan banyak detail di bagian dada, potongan punggung terbuka, dan konsep gaun yunani, serta draperi.
Untuk busana laki-laki, Ivan menggunakan bomber jacket dan sweater, juga celana pendek.
Kali ini, Ivan mengemas pagelaran fesyennya dengan konsep menyeluruh yang dia siapkan sendiri, termasuk musiknya.
"Saya juga buat musik sendiri. Saya meminta Mba Ubiet bernyanyi untuk koleksi saya dan nyanyiannya itu merupakan sebuah ratapan diambil dari suara khas Nusantara. Ada kesedihan, ketakutan dan harapan," tutur Ivan bercerita.
(win/win)
Koleksi Ivan itu terdiri dari 20 busana perempuan dan 8 busana laki-laki. "Saya menggambarkan baju saya seperti sea goddest look yang saya aplikasikan dengan rasa masa kini," kata Ivan dalam acara konferensi pers sebelum pagelaran fesyennya di IFW 2015 pada Kamis (26/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koleksi Ivan juga menggunakan banyak detail di bagian dada, potongan punggung terbuka, dan konsep gaun yunani, serta draperi.
Untuk busana laki-laki, Ivan menggunakan bomber jacket dan sweater, juga celana pendek.
Kali ini, Ivan mengemas pagelaran fesyennya dengan konsep menyeluruh yang dia siapkan sendiri, termasuk musiknya.
"Saya juga buat musik sendiri. Saya meminta Mba Ubiet bernyanyi untuk koleksi saya dan nyanyiannya itu merupakan sebuah ratapan diambil dari suara khas Nusantara. Ada kesedihan, ketakutan dan harapan," tutur Ivan bercerita.
(win/win)