Festival Gaya Hidup Terpopuler Dunia Siap Digelar di Bali

Rahmi Suci Ramadhani, CNN Indonesia | Senin, 16/03/2015 15:25 WIB
Festival Gaya Hidup Terpopuler Dunia Siap Digelar di Bali ilustrasi yoga (Thinsktock/4774344sean)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu festival gaya hidup terpopuler dunia, BaliSpirit Festival, akan kembali digelar di Ubud, Bali pada 31 Maret-5 April 2015. BaliSpirit Festival 2015 akan diselenggarakan di dua lokasi yakni Purnati Center for The Arts dan Agung Rai Museum of Art (ARMA).

BaliSpirit Festival merupakan sebuah selebrasi yang mengkolaborasikan seni olah tubuh yoga, tari, dan musik. Sebelumnya, festival yang telah memasuki gelaran ke-delapan kali tersebut mampu menarik lebih dari 6.000 pengunjung selama lima hari.

"Festival ini bertujuan untuk menginspirasi orang-orang dan mengubah hidup mereka. Jika Anda mengubah diri Anda dalam hal positif, itu akan berpengaruh pada orang lain," kata Meghan Pappenheim, Direktur BaliSpirit Group dan Produser Eksekutif BaliSpirit Festival ditemui CNN Indonesia di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan.


"Seperti butterfly effect, satu perubahan pada seorang individu akan memengaruhi banyak yang lain. Sehingga kita bisa membuat perbedaan."

Pappenheim memaparkan, dalam acara ini pengunjung dapat mengeksplorasi beragam mata acara sepanjang festival. Pada siang hari, festival akan menyajikan lebih dari 150 lokakarya, seminar, dan kelas yoga, meditasi, tari dan olah gerak, musik, serta penyembuhan dan kesehatan.

Festival siang hari yang dikenal dengan nama Dharma Fair, dihelat di Purnati Center for The Arts. Tiket masuk Dharma Fair dibanderol seharga Rp 50 ribu per hari.

"Lalu, kita juga punya acara nonprofit yaitu lokakarya harian untuk remaja tentang kesadaran terhadap HIV/Aids dan kampanye Keep Bali Green untuk mempromosikan konsep reduksi sampah di Bali," tutur Pappenheim.

Tak cuma fokus pada gaya hidup sehat, festival ini juga menghadirkan konser world music di panggung ARMA. Sederetan musisi kelas dunia akan tampil dalam dua rangkaian konser yang berbeda yakni Bhakti Nights dan konser bertajuk One World, One Stage.

Konser dua malam Bhakti Nights di antaranya akan diisi oleh Ajeet Kaur, Devotional Chant dari AS, Maneesh de Moor dari Belanda, Kevin James dari AS, Peia dari AS, dan Ali Ghamsari dari Iran. Penampil spesial dalam konser tersebut adalah Spirit of the Hornbill, grup musik Indonesia yang berfokus pada musik adat Dayak, Kalimantan.

"Tahun ini fokusnya ada pada masyarakat adat di Indonesia dan seluruh dunia. Ada beberapa yang akan tampil, satu grup dari Borneo, penampil dari Amerika bernama Toni Childs yang keliling dunia untuk mendukung masyarakat adat, dan satu grup Aborigin dari Australia," kata Pappenheim.

Tahun 2014 lalu, festival ini dikunjungi oleh orang-orang dari 50 negara. Sebanyak 75 persen pengunjung berasal dari luar Indonesia yaitu di antaranya Australia, AS, Tiongkok, Jepang, Asia Tenggara, Jerman, Inggris, dan Rusia.

Popularitas dan banyaknya orang yang hadir dalam acara ini membuat BaliSpirit Festival masuk ke dalam Top Yoga Festival Around The Globe versi Yahoo News. Sedangkan, Travel Wire mendapuk acara musik di festival ini ke dalam salah satu jajaran Asia's Top 6 Music Festival. (chs/utw)


ARTIKEL TERKAIT