Penumpang tersebut dikeluarkan dari pesawat karena menusuk penumpang yang duduk di sebelahnya dengan pena agar dia berhenti mendengkur, kata pihak maskapai Southwest dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari laman CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Lengannya menyenggol lengan perempuan tersebut di lengan kursi. Perempuan itu mengambil pena dan menikam lengan teman saya beberapa kali sehingga membuatnya berteriak kesakitan,” kata Sutton.
Sutton, fotografer dan pembuat film yang tinggal di New Hampshire, lalu men-tweet insiden pesawat pada Kamis sore tersebut. Sutton dan teman malangnya tersebut transit melalui Chicago dalam perjalanan mereka kembali dari konvensi multimedia di Las Vegas.
[Gambas:Twitter]
Pilot mengembalikan pesawat ke pintu gerbang, lalu mengeluarkan si perempuan dari penerbangan. Setelah tertunda pesawat akhirnya berangkat ke Manchester tanpa perempuan itu. Pesawat yang dijadwalkan tiba di New Hampshire terlambat sekitar dua jam, menurut situs pelacakan penerbangan FlightAware.
“Penumpang itu akan ditampung pada penerbangan berikutnya,” kata seorang juru bicara Southwest. “Tidak ada korban terluka dilaporkan.”
Maksudnya, korban tidak terluka serius. “Untungnya dia mengenakan kemeja lengan panjang tebal, jika tidak dia bisa berdarah,” kata Sutton menulis kronologis insiden tersebut.
Sutton berkata, maskapai Southwest memberikan layanan minuman gratis kepada mereka, dan para penumpang bersorak saat mereka mendengar, perempuan itu tidak akan datang kembali.
(win/mer)