Mitos Kuno Tentang Seks yang Tak Perlu Lagi Dipercaya
Christina Andhika Setyanti | CNN Indonesia
Sabtu, 18 Apr 2015 00:00 WIB
Saat bercinta, pasangan biasanya akan mengeluarkan berbagai jenis suara-suara yang menggoda. Entah apa tujuannya. Namun bagi banyak orang, semakin berisik saat bercinta justru mereka makin menikmatinya. Benarkah?
Kenyataannya, tidak juga. Beberapa perempuan yang vokal justru lebih memilih untuk diam. Namun ini tak berarti kalau mereka tak menikmatinya.
(chs/chs)
Kenyataannya, tidak juga. Beberapa perempuan yang vokal justru lebih memilih untuk diam. Namun ini tak berarti kalau mereka tak menikmatinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dianggap tabu, aktivitas seksual juga seringkali dibumbui dengan beragam mitos yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Salah satu contohnya adalah banyak orang berpikir kalau pria adalah sosok orang yang selalu memikirkan seksual dibanding perempuan.
Mitos lainnya, orang beranggapan bahwa perempuan tak punya banyak masalah dalam soal seksual. Siapa bilang? Berikut ini beberapa mitos yang kerap memengaruhi pikiran Anda, dilansir dari Idiva. Ini saatnya untuk berhenti percaya mitos mulai sekarang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan tak punya masalah seksual dibanding laki-laki
Thinsktock/Wavebreakmedia Ltd
Hasrat seksual laki-laki dan perempuan sangatlah berbeda
Thinsktock/Jupiterimages
Hasrat seksual perempuan menurun setelah menopause
Thinkstock/IuriiSokolov
Orgasme adalah satu-satunya cara untuk merasakan kepuasan secara seksual
Thinsktock/IPGGutenbergUKLtd
Anda tidak akan hamil jika bercinta saat menstruasi
Thinkstock/AndreyPopov
Metode penarikan akan membantu menghindari kehamilan
Thinkstock/Jeffrey Hamilton
Membuat suara-suara adalah cara untuk menyampaikan kalau Anda menikmati permainan
Vstock LLC/thinkstock
Kenyataannya, tidak juga. Beberapa perempuan yang vokal justru lebih memilih untuk diam. Namun ini tak berarti kalau mereka tak menikmatinya.