Si pemilik, pengusaha real estate Jepang itu, cukup beruntung karena dia akan mendapatkan kembali jam tangan berharga itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah TSA mengonfirmasi tanggal terbang pemiliknya, terminal ditemukan jam, dan kisaran waktu jam itu ditemukan, reuni pun dijadwalkan. Gambar-gambar (arloji) juga banyak membantu, kata TSA. Teman si pemilik dari New Jersey itu menjemput jam pada Kamis siang hari.
“Orang yang menjemputnya mengatakan, dia berencana terbang ke Jepang malam ini untuk memberikan jam secara pribadi kepada pemiliknya,” kata juru bicara TSA, Lisa Farbstein.
“Dia sangat bersyukur petugas TSA menemukannya di pos pemeriksaan dan memberitahu petugas TSA di kantor Lost and Found bahwa jam tersebut dibuat khusus dan merupakan satu-satunya.”
Kebanyakan orang tidak meninggalkan perhiasan mahal, meskipun dua tahun lalu tim TSA Newark mengembalikan cincin berlian empat karat yang hilang kepada pemiliknya.
Biasanya, wisatawan lupa dengan barang-barang seperti kacamata hitam, kunci, kartu identitas, ikat pinggang, topi, jaket, ponsel, laptop, obat resep, ransel, dan mainan anak-anak, kata Farbstein.
(win/utw)