Namun, bagi ibu hamil yang menjalankan ibadah puasa, Frizar Irmansyah, dokter spesialis kandungan dari Rumah Sakit Pusat Pertamina menyarankan untuk mengatur asupan makanan pada saat sahur dan berbuka puasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika berpuasa, tekanan darah dan kadar gula darah di dalam tubuh menjadi rendah. Untuk memperbaiki ketidakseimbangan tersebut, umat Muslim biasanya berbuka puasa dengan kurma. Karbohidrat dalam kurma akan dicerna secara perlahan oleh tubuh dan melepas energi secara berkelanjutan.
“Jangan berbuka dengan makanan yang terlalu berat,” kata Frizar melanjutkan. Saat berbuka puasa, segeralah berbuka dengan cairan yang manis dan mulai dengan makanan ringan secara bertahan dan perlahan, kata Frizar. Makanan pembuka seperti kolak adalah salah satu yang disarankan karena dapat menaikkan gula darah.
“Kolak boleh karena dapat menaikkan gula darah yang turun ketika berpuasa.”
Frizar mengatakan, ketika hamil, di mana ada tekanan di rahim, ibu hamil akan merasa lebih cepat kenyang. Untuk itu, Frizar menyarankan, agar ibu hamil mengonsumsi makanan dengan porsi kecil tetapi sering.
(win/mer)