Harga ini lebih murah dibanding harga bir di Manila dan Kuala Lumpur. Indeks tersebut juga menempatkan Bali sebagai kota ketiga termurah di Asia Tenggara setelah Ho Chi Minh (Vietnam) dan Bangkok (Thailand).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya, Jenewa, Swiss mendarat pada spektrum harga bir paling mahal di dunia. Bir di Jenewa sampai menyentuh harga Rp 84.392. Di posisi kedua kota termahal adalah Hong Kong. Dengan harga rata-rata Rp 82.257, sebotol bir dijual di kota ini.
Sedangkan di posisi ketiga ditempati oleh Singapura yang menjual bir dengan harga Rp 68.500.
Beer Price Index 2015 menggabungkan data dari 75 kota di seluruh dunia. Indeks ini menganalisis lima bir yang paling sering diimpor serta bir lokal. Sekaligus, indeks ini juga mengurutkan harga bir termahal sampai termurah.
(chs/mer)