Namun, berdasarkan penelitian, kebiasaan tidur malam yang buruk dapat mengikis pengendalian diri seseorang. Kurang tidur memengaruhi kemampuan seseorang untuk membuat keputusan. Artinya, mereka akan menjadi impulsif dan lalai, kata para ilmuwan memperingatkan.
Sifat-sifat tersebut memiliki efek serius pada kehidupan pribadi dan profesional mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian sebelumnya menunjukkan, individu yang bekerja di era ekonomi global 24 jam sehari saat ini, sering kali mengalami kurang tidur atau tidur pada waktu yang tidak teratur. Akhirnya mereka mengalami kurang tidur berkepanjangan yang memengaruhi pengambilan keputusan.
“Melatih pengendalian diri memungkinkan orang membuat pilihan yang lebih baik ketika berhadapan dengan keinginan bertentangan dan peluang,” kata Pilcher. “Ini dapat berimplikasi untuk karier dan kehidupan pribadi.”
Kebiasaan tidur buruk, contohnya jumlah waktu tidur yang berbeda setiap malam dan tidak cukup waktu tidur, juga dapat menyebabkan masalah kesehatan. Termasuk di antaranya adalah penambahan berat badan dan tekanan darah tinggi, berdasarkan hasil temuan sebelumnya.
Penelitian tersebut juga menemukan, kurang tidur menurunkan kontrol diri seseorang, dan meningkatkan permusuhan pada orang lain, sehingga menciptakan masalah di tempat kerja dan di rumah,” ucap Pilcher menambahkan.
Kebiasaan tidur yang lebih baik memberikan tingkat cadangan energi yang lebih stabil di siang hari. Semakin banyak energi yang dimiliki seseorang, semakin besar kemungkinan dia membuat keputusan untuk pilihan yang lebih sulit.
“Banyak aspek kehidupan sehari-hari yang dipengaruhi oleh kemampuan tidur dan pengelolaan kontrol diri yang lebih baik," kata Dr Pilcher.
(win/win)