Pengakuan para supermodel ini ada dalam edisi Agustus majalah W. Pemotretan di majalah itu bertajuk Privacy Setting. Sejumlah model papan atas ditampilkan. Mereka adalah Emily Ratajkowski, Joan Smalls, Rosie Huntington-Whiteley, Chrissy Teigen, Irina Shayk, Lily Aldridge, Bella Hadid, Anna Ewers, Barbara Palvin, dan Doutzen Kroes.
Foto diambil oleh fotografer Mert Alas dan Marcus Piggott, dengan pengarah gaya Edward Enninful. Pemotretan, yang memotret sepuluh supermodel paling seksi di media sosial, juga disertai dengan video. Para model membahas soal, apa rasanya telanjang di depan kamera, dalam video tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emily Ratajkowski pernah bermain dalam video musik vulgar Blurred Lines. Dalam perbicangan tersebut dia berkomentar,
“Pengambilan gambar bugil adalah normal. Maksud saya, saya rasa Anda harus terbiasa dengan itu. Dan jika Anda punya tim yang hebat, semua orang akan membuat Anda merasa nyaman. Itu saja yang penting.”
Model Inggris, Rosie Huntington-Whiteley, berpikir bahwa pose telanjang memberikan efek positif pada perempuan. “Mereka (Mert dan Marcus) membuat Anda merasa feminim dan diberdayakan. Saya rasa itu adalah hal yang terpenting ketika Anda melakukan pengambilan gambar telanjang, selalu ada rasa yang kuat untuk hal ini.”
Sementara itu, model Rusia, Irina Shayk, berpikir bahwa ini semua adalah tentang merasa percaya diri pada tubuh sendiri.
“Anda harus sangat percaya diri dengan tubuh Anda. Anda harus berolahraga sebelum pemotretan tentu saja. Itu sebabnya saya bangun pagi sekali hari ini, dan pergi ke gym. Lalu Anda juga harus tahu sudut terbaik diri Anda dan merasa nyaman. Anda harus mencintai tubuh Anda.”
(win/mer)