Mengenal Panseksual, Identitas Gender Miley Cyrus yang Samar

Windratie, CNN Indonesia | Selasa, 01/09/2015 14:34 WIB
Mengenal Panseksual, Identitas Gender Miley Cyrus yang Samar Dalam sebuah wawancara Miley Cyrus mengaku bahwa dia mengidentifikasi dirinya sebagai panseksual. (Kevork Djansezian/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Miley Cyrus, bintang pop kontroversial yang juga aktivis LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender) belum lama ini menyatakan bahwa dirinya seorang 'panseksual'.

Dalam dua tahun terakhir, Cyrus mendulang perhatian media massa, tak hanya karena lagunya yang meledak di pasaran, tapi juga atas sejumlah tindakan kontroversial, di antaranya tarian seksual, video musik Tongue Tied, di mana Cyrus bertelanjang dada dalam adegan sadomasochistic, serta buka-bukaan soal kisah romantisnya.

Bintang serial anak Disney Hannah Montana itu mengaku dalam sebuah wawancara dengan majalah Paper, pada Juni tahun ini tentang kondisinya. Dia mengatakan kepada sang ibu, dia sudah menjadi seorang biseksual saat berusia 14 tahun. Sekarang, dia mengatakan kepada majalah Elle Inggris, dia mengidentifikasi dirinya sebagai 'pansexual'.


“Saya sangat terbuka tentang ini, saya adalah panseksual. Tapi saya tidak sedang menjalin hubungan. Usia saya 22 tahun, saya berkencan, tapi saya mengubah gaya saya setiap dua minggu, juga dengan orang yang bersama dengan saya,” katanya.

Lantas, apa yang dimaksud dengan panseksual? Panseksual adalah identitas seksual, sama halnya dengan biseksual, homoseksual, heteroseksual, aseksual, poliseksual, queer (homoseksual) dan banyak lagi lainnya.

Orang-orang memakai istilah panseksual untuk mendeskripsikan rasa tertarik atau jatuh cinta terhadap orang-orang dari semua dan setiap jenis kelamin, entah itu transgender, genderqueer, laki-laki atau perempuan. Mereka adalah orang-orang yang 'buta gender'.

Kondisi panseksual memang kerap membingungkan, apalagi dengan biseksualitas. Dilansir dari laman Independent, biseksual secara spesifik mengakui laki-laki dan perempuan sebagai dua gender, dan dapat menjelaskan daya tarik keduanya.

Menjadi panseksual artinya, tidak harus terdaftar pada gender tertentu untuk tertarik pada seseorang. Sehingga, seorang panseksual bisa tertarik pada seseorang dengan gender tak jelas atau orang-orang transgender atau waria, termasuk juga dengan orang-orang identitas gender tradisional, laki-laki dan perempuan.

Penyanyi rap Angel Haze, anggota dewan dan politisi Amerika Serikat Mary Gonzales, dan bintang video youtube Laci Green, adalah orang-orang dengan profil sebagai panseksual. Kendati begitu, panseksual masih tak begitu dikenal dan dipahami dibandingkan identitas seksual lain.

Panseksual juga kerap membingungkan dengan istilah poliseksual. Poliseksual adalah daya tarik terhadap beberapa jenis kelamin dan identitas. Poly dalam bahasa Yunani artinya 'banyak', sementara pan berati 'semua'. Jadi, seorang panseksual mungkin tertarik untuk semua jenis identitas, sementara orang poliseksual hanya tertarik untuk beberapa identitas.

Berdasarkan sebuah majalah feminisme, istilah panseksual mulai dipakai pada awal sampai pertengahan 1990-an. Google Trends menunjukkan kata tersebut muncul di internet baru pada 2007, satu tahun setelah istilah 'genderqueer' mulai dipakai. Istilah ini kian populer dan dipakai oleh komunitas LGBT sejak saat itu.


(win/mer)