Bukti penelitian menunjukkan bahwa efek kafein lebih dari sekadar membuat seseorang sulit untuk tidur. Dilansir dari laman Independent, para ilmuwan melaporkan, minum kopi dengan kandungan setara double espresso, tiga jam sebelum tidur, dapat mengubah jam tubuh kembali ke satu jam lebih awal.
Kafein menyetel ulang jam tubuh dengan menunda kenaikan tingkat melatonin, hormon utama tidur di tubuh. Tingkat melatonin yang berfluktuasi membantu menentukan waktu alami tubuh untuk tidur dan bangun dari tidur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemimpin penelitian, John O'Neill dari Laboratorium Penelitian Medis Biologi Molekuler di London mengatakan, efek kafein pada tidur membuat seseorang terjaga sudah lama diketahui, tapi dampak mendasar pada jam tubuh tidak diketahui.
“Temuan kami juga memberikan penjelasan lengkap mengapa sebagian orang sulit untuk tidur jika mereka meminum kopi di malam hari, yakni karena jam internal mereka berpikir bahwa mereka satu jam lebih cepat.”
Pola jam tubuh, yang dikenal juga sebagai ritme sirkadian, diatur oleh 'master clock' di otak yang mengatur pelepasan melatonin. Mekanisme yang menyingkronkan jam yang ada di seluruh tubuh sampai ke tingkat sel individu itu sendiri diatur oleh paparan cahaya yang masuk ke mata.
Gangguan jam jam internal tubuh, misalnya yang terjadi pada pekerja dengan pergantian shift juga orang yang mengalami jet lag, dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, penyakit jantung, diabetes tipe dua, dan gangguan neurodegeneratif, contohnya alzheimer.
(win/utw)