"Nyete itu kebiasaan di Jawa Timur, di mana para kaum pria berkumpul dan meminum kopi, setelah itu ampas kopinya digunakan untuk melukis di batang rokok," ujar Adi Taroepratjeka, seorang ahli kopi di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan, bahwa aplikasi kopi di Indonesia sendiri itu sangat 'gila'. Maksudnya, kreativitas masyarakat Indonesia dalam mengolah kopi menjadi sebuah seni itu sangat baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, kopi itu dapat diolah menjadi sebuah seni, selain latte art, nyete ini adalah salah satu seni unik yang dapat dihasilkan oleh rokok.
Lebih lanjut, dia memaparkan bagaimana ampas rokok dapat dijadikan bahan melukis di atas batang rokok.
"Dengan menggunakan ujung tusuk gigi, ampas kopi dapat dijadikan bahan untuk melukis," jelasnya.
"Orang Indonesia kalau masalah seni, mereka kreatif banget kok," ucap Adi.
"Jadi macam-macam, dari yang modern itu latte art, sampai yang tradisional hanya dengan menggunakan tusuk gigi, ampas kopi, dan sebatang rokok," kata Adi menjelaskan.
Adi sendiri sangat mengagumi kreativitas orang Indonesia. Dengan menggunakan ampas kopi saja mereka sudah dapat menciptakan suatu karya seni luar biasa, ucapnya.
"Bahkan hal ini dijadikan perlombaan di sana," tuturnya bersemangat. (win/utw)