Ada Romansa di Atas Kereta

Tri Wahyuni | CNN Indonesia
Selasa, 29 Sep 2015 12:04 WIB
Ada yang bertemu cinta, diajak naik kereta oleh yang dicintai, ada pula yang akhirnya cuma sampai menatap dan berharap saat di atas kereta.
Situasi penumpang KRL di Stasiun Juanda Jakarta. (CNN Indonesia/Agust Supriadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di balik cerita keterlambatan KRL yang sering membuat jengkel dan kondisi berdesak-desakan di dalam kereta yang sampai membuat bergerak pun sulit, ternyata KRL menyimpan kisah romansa.

Salah satu pendiri komunitas KRL Mania Nur Cahyo mengatakan ada beberapa anggotanya yang bertemu jodohnya di KRL.

Anna Dwiyana adalah satu dari beberapa anggota KRL Mania yang mendapatkan cintanya di atas kereta. Sejak pindah ke Bojong Gede tahun 1993, Anna rutin naik KRL untuk bekerja di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sering naik kereta bersama ketika itu membuat benih-benih cinta tumbuh antara Ana dan suaminya, Ananto Prayitno.

Sebenarnya Ananto juga bukan orang baru baginya, rumah mereka saling berdekatan dan sudah saling mengenal. Tapi kebersamaan di kereta memupuk cinta di antara mereka berdua.

"Mungkin witing tresno jalaran soko kulino (cinta tumbuh karena terbiasa dalam bahasa Jawa). Kami sering naik kereta yang sama bareng teman-teman juga. Kalau naik kereta biasanya kan gerbongnya di situ terus, jamnya sama juga," kata Anna kepada CNN Indonesia, Senin (28/9).

Kini, perempuan berumur 47 tahun dan suaminya itu sudah dikaruniai dua orang anak. Semuanya laki-laki, yang pertama berumur 18 tahun dan yang kedua berumur 15 tahun.

Kisah romansa lainnya datang dari Rizaldy Yusuf, pemuda asal Tangerang. Tidak seperti Ana yang menumbuhkan cinta di atas kereta, Rizaldy justru dibawa oleh 'cintanya' untuk menjajal naik KRL.

"Pertama kali saya naik KRL commuterline sama perempuan yang waktu itu saya suka," kata Rizaldy. Kala itu mereka berdua menempuh perjalanan dari Tangerang menuju Bogor mengantarkan sang perempuan untuk pulang.

Sayangnya di kereta mereka tak bisa mengobrol banyak karena kondisinya penuh sesak. Rizaldy pun hanya membiarkan perempuan itu duduk dengan tenang sementara ia berdiri sambil mengamati perempuan kesukaannya itu.

Cerita romansa lainnya juga dirasakan oleh Erika. Kalau Anna merajut cinta di atas kereta, Rizaldy dibawa cinta naik KRL, Erika menemukan laki-laki pujaan saat naik kereta.

Awalnya Erika sempat malu menceritakan kisahnya ini, tapi akhirnya perempuan 23 tahun ini buka suara juga. "Dulu pernah saya naksir laki-laki mahasiswa UI. Sering bertemu di kereta pagi-pagi," ujar Erika.

Saat itu Erika juga masih kuliah di Universitas Indonesia. Bukan sekali atau dua kali saja Erika bertemu laki-laki yang menarik perhatiannya itu.

Ia mengaku sering bertemu dalam beberapa semester. "Tapi ya cuma biasa lihat saja tidak sampai ada PDKT," kata dia.

Sayangnya suatu hari, laki-laki itu perlahan menghilang dari pandangan mata Erika. Ia jadi jarang bertemu dengannya.

Erika menduga laki-laki itu sedang skripsi lantas lulus dari bangku kuliah sehingga Ia tak bisa bertemu dengannya lagi.

(utw/utw)
TOPIK TERKAIT
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER