Manekin Berkaki kurus Toko Fesyen Inggris Diprotes
The Independent | CNN Indonesia
Sabtu, 24 Okt 2015 17:17 WIB
London, CNN Indonesia -- Satu foto boneka peraga atau manekin toko busana Oasis di London yang tampil dengan kaki sangat kecil dan proporsi tubuh yang tidak mungkin dimiliki oleh manusia, menyebabkan kemarahan.
Jaringan toko fesyen Inggris itu didesak untuk mempergunakan boneka peraga yang lebih realistis.
Harian The Independent Inggris melaporkan bahwa persoalan manekin ini menjadi ramai di media sosial.
Menurut harian ini, penulis lepas bernama Rhiannon Cosslett mendapat kiriman gambar manekin yang diambil di toko Oasis cabang pusat perbelanjaan Westfield, London oleh seorang temannya.
Dia kemudian mengunggah foto itu di akun Twitter dan berkomentar: “Ini keterlaluan, merusak dan tidak bertanggung jawab @oasisfashion, dan sangat aneh.”
Banyak perempuan tampaknya sepakat dengan itu. “Ffs apa ini lelucon,” seorang menulis komentar. “Kaki sekurus tongkat???”
Coslett, seorang penulis lepas yang ikut mendirikan The Vagenda blog, mengatakan sebagian besar reaksi adalah bahwa manekin itu “keterlaluan” dan tidak seperti tubuh manusia.
Dia mengatakan kepada harian The Independent bahwa sejumlah orang berpendapat manekin tidak perlu dianggap terlalu serius dan bahwa perempuan muda tidak terinspirasi untuk terlihat seperti mereka.
“Pendapat itu salah,” kata Coslett. “Seluruh aspek industri fesyen mendorong tubuh yang sangat kurus, dan di semua media, perempuan mendapat pesan bahwa mereka akan terlihat jelek kecuali mereka tidak memiliki lekuk tubuh dan kelaparan agar bisa mendapatkan jenis tubuh yang hanya bisa dimiliki secara alami oleh sebagian kecil perempuan saja.
“Baju yang dikenakan manekin adalah baju yang kita beli dan kita pakai, tetapi tidak ada tubuh manusia yang tampak seperti itu.”
Dia juga menyangkal tuduhan melakukan kampanye “tubuh kurus itu buruk”, dengan mengatakan bahwa sebagian besar orang hanya ingin melihat lebih banyak keragaman dalam fesyen.
“Kenapa fesyen tidak mendukung seluruh jenis tubuh perempuan?” tanya penulis ini.
“Memiliki payudara dan bokong, bagi sebagian besar perempuan, adalah kondisi yang tidak bisa diperbaiki. Kenapa tidak mulai mengakui hal itu?”
Oasis adalah salah satu jaringan toko fesyen yang dikritik karena manekin yang digunkan setelah sebelumnya Topshop, Primark dan Karen Millen mengalami hal serupa
Coslett mengatakan tampaknya tidak banyak yang berubah setelah muncul kontroversi itu.
“Toko-toko itu hanya mengatakan mereka memang tidak dibuat untuk mewakili tubuh perempuan, tetapi jika manekin itu hanya contoh saja, kenapa mengenakan pakaian untuk tubuh perempuan?”
Oasis mengatakan manekin itu “tidak ditujukan untuk mewakili manusia sebenarnya.
“Manekin di toko kami sengaja dibuat sebagai satu bahan seni dan bukan upaya untuk menggambarkan proporsi manusia sebenarnya,” kata juru bicara toko itu seperti dikutip The Independen.
“Oasis berkomitmen untuk mengeri kekhawatiran pelanggan kami dan mengerti perdebatan yang baru-baru ini terjadi, dan oleh karena itu kami dalam proses mengkaji gaya manekin baru tersebut.” (yns)
Jaringan toko fesyen Inggris itu didesak untuk mempergunakan boneka peraga yang lebih realistis.
Harian The Independent Inggris melaporkan bahwa persoalan manekin ini menjadi ramai di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia kemudian mengunggah foto itu di akun Twitter dan berkomentar: “Ini keterlaluan, merusak dan tidak bertanggung jawab @oasisfashion, dan sangat aneh.”
Banyak perempuan tampaknya sepakat dengan itu. “Ffs apa ini lelucon,” seorang menulis komentar. “Kaki sekurus tongkat???”
Dia mengatakan kepada harian The Independent bahwa sejumlah orang berpendapat manekin tidak perlu dianggap terlalu serius dan bahwa perempuan muda tidak terinspirasi untuk terlihat seperti mereka.
“Pendapat itu salah,” kata Coslett. “Seluruh aspek industri fesyen mendorong tubuh yang sangat kurus, dan di semua media, perempuan mendapat pesan bahwa mereka akan terlihat jelek kecuali mereka tidak memiliki lekuk tubuh dan kelaparan agar bisa mendapatkan jenis tubuh yang hanya bisa dimiliki secara alami oleh sebagian kecil perempuan saja.
“Baju yang dikenakan manekin adalah baju yang kita beli dan kita pakai, tetapi tidak ada tubuh manusia yang tampak seperti itu.”
Dia juga menyangkal tuduhan melakukan kampanye “tubuh kurus itu buruk”, dengan mengatakan bahwa sebagian besar orang hanya ingin melihat lebih banyak keragaman dalam fesyen.
“Kenapa fesyen tidak mendukung seluruh jenis tubuh perempuan?” tanya penulis ini.
“Memiliki payudara dan bokong, bagi sebagian besar perempuan, adalah kondisi yang tidak bisa diperbaiki. Kenapa tidak mulai mengakui hal itu?”
Oasis adalah salah satu jaringan toko fesyen yang dikritik karena manekin yang digunkan setelah sebelumnya Topshop, Primark dan Karen Millen mengalami hal serupa
Coslett mengatakan tampaknya tidak banyak yang berubah setelah muncul kontroversi itu.
“Toko-toko itu hanya mengatakan mereka memang tidak dibuat untuk mewakili tubuh perempuan, tetapi jika manekin itu hanya contoh saja, kenapa mengenakan pakaian untuk tubuh perempuan?”
Oasis mengatakan manekin itu “tidak ditujukan untuk mewakili manusia sebenarnya.
“Manekin di toko kami sengaja dibuat sebagai satu bahan seni dan bukan upaya untuk menggambarkan proporsi manusia sebenarnya,” kata juru bicara toko itu seperti dikutip The Independen.
“Oasis berkomitmen untuk mengeri kekhawatiran pelanggan kami dan mengerti perdebatan yang baru-baru ini terjadi, dan oleh karena itu kami dalam proses mengkaji gaya manekin baru tersebut.” (yns)
