Berdasarkan data pemerintah di Amerika Serikat, yang kemudian dianalisis oleh badan survei independen Statista, terdapat sepuluh industri di Amerika Serikat dimana para pekerjanya adalah peminum berat bahkan pecandu alkohol. Infografis data tersebut menunjukkan, penambang dan pekerja bangunan adalah orang-orang yang cenderung berakhir sebagai alkoholik.
Dilaporkan oleh Independent, sebanyak 17,5 persen orang dewasa yang bekerja di industri pertambangan mengatakan mereka mengonsumsi banyak minuman beralkohol setiap bulannya. Orang-orang di industri konstruksi berada sedikit di bawahnya dengan nilai 16,5 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perhotelan dan industri layanan makanan berada di posisi ke tiga dengan jumlah 11,8 persen. Berikutnya, orang-orang di industri manufaktur, pertanian, dan perdagangan ritel menempati posisi 8,9, dan 10, para peminum berat.
Sekitar US$249 miliar hilang karena konsumsi alkohol, dalam bentuk produktivitas kerja, kejahatan, dan masalah kesehatan. Lelaki paruh baya adalah yang paling berisiko 'keracunan' alkohol di Amerika Serikat, berdasarkan data Statista melaporkan. Data juga melaporkan bahwa industri dengan pekerja yang bermasalah alkohol didominasi oleh laki-laki.
Daftar Pekerjaan Pemicu Konsumsi Alkohol
Pertambangan: 17,5 persen
Konstruksi: 16,5 persen
Akomodasi dan jasa makanan: 11,8 persen
Kesenian, hiburan, dan rekreasi: 11,5 persen
Keperluan rumah tangga: 10,3 persen
Manajemen: 9,9 persen
Manufaktur: 9,7 persen
Pertanian, kehutanan, perikanan: 9,4 persen
Perdagangan ritel: 9,0 persen
(win/les)