Asyiknya 'Corat-Coret' di Jalanan

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Kamis, 10/12/2015 09:43 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Mahasiswa menghias trotoar di Jalan Cikini dengan mural, Rabu (9/12). Tujuannya menyalurkan kreativitas dan memperindah jalur pejalan kaki.

Ada yang berbeda di sepanjang Jalan Cikini, Jakarta Pusat, pada Rau (9/12). Di trotoar tampak puluhan anak muda duduk dan sibuk menggambar. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Berbekal kuas dan cat, mereka menggambar di atas jalur pejalan kaki di Cikini. Mulai dari Kantor Pos ke arah Taman Ismail Marzuki. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sontak, jalur pejalan kaki yang biasanya muram dan kelabu, berubah warna-warni. Semua merupakan hasil karya para mahasiswa Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Menurut Dekan FSR IKJ Citra Samara Dewi, aktivitas tersebut merupakan kerjasama IKJ dan Korean Association di Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Kolaborasi kedua lembaga itu bertujuan menghasilkan seni di ruang publik yang menarik dan bisa mengubah karakter masyarakat kawasan Cikini. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
IKJ mengikuti contoh Negeri Ginseng yang sukses menggunakan seni di ruang publik untuk mengubah karakter masyarakat, dari kasar menjadi ramah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Di sisi lain, hal itu juga membuat daerah tersebut jadi semakin menarik untuk dikunjungi. Terlebih Cikini yang terkenal dengan barisan kafe serta bangunan klasik. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Citra menambahkan, minimnya sentuhan seni di luar kafe dan bangunan itu membuat Cikini dianggap biasa saja. Penambahan seni mural di trotoar diharapkan bisa mengubah hal itu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Terlebih para mahasiswa IKJ menggunakan warna-warna yang mencolok dan menarik perhatian. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Motif dan bentuknya pun beragam. Ada yang melukis bunga-bunga bersulur, batik, hingga permainan tradisional seperti ular tangga dan congklak. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Selain itu, warna-warni mural di sepanjang trotoar Cikini tersebut juga diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Cikini. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sayangnya, tidak seluruh trotoar di Cikini yang dihiasi mural. Alasannya karena banyak trotoar sudah dalam keadaan rusak sehingga sulit dihias dengan cat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Imbasnya hanya sekitar 500 meter trotoar saja yang berhiaskan mural. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pun demikian, warna-warni mural itu sukses menjadikan kawasan Cikini lebih berwarna. Masyarakat pun mulai menyebarkannya di media sosial. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)


ARTIKEL TERKAIT