Miss Universe 2015 Tak Ingin Berbagi Mahkota

Tri Wahyuni, CNN Indonesia | Selasa, 05/01/2016 16:40 WIB
Miss Universe 2015 Tak Ingin Berbagi Mahkota Pia Alonzo Wurtzbach Miss Universe 2015. (REUTERS/Steve Marcus )
Jakarta, CNN Indonesia -- Terhitung sudah lebih dari dua minggu pemilihan ratu sejagat 2015 berlangsung. Namun, berkat insiden salah sebut pemenang yang melibatkan Steve Harvey, Miss Kolombia dan Miss Filipina sepertinya akan membuat momen pemilihan pemenang Miss Universe 2015 itu dikenang lebih lama dan menyisakan banyak perkara.

Malam itu, perempuan berambut hitam berdarah Asia, Pia Alonzo Wurtzbach memenangkan kontes kecantikan tahunan itu setelah sebelumnya pembawa acara Steve Harvey salah menyebut sang pemenang, yaitu Miss Kolombia Ariadna Gutierrez.

Sejak saat itu, simpati pun terus berdatangan kepada Ariadna. Bahkan pendiri organisasi Miss Universe Donald Trump menyarankan agar Pia dan Ariadna dinobatkan menjadi pemenang.


Sayangnya, Pia tidak setuju dengan hal itu. Ia telah menolak permintaan untuk membagi mahkota kemenangannya dengan Miss Kolombia. Pia mengaku hal tersebut sangat sulit untuk dilakukan, meskipun ia sangat sangat menghormati Ariadna.

"Saya pikir akan sulit bagi dua orang perempuan untuk membagi sebuah mahkota," kata Pia seperti dikutip dari Mirror. "Tapi saya berharap bahwa hal ini bisa memberikan kesempatan yang besar bagi saya, Miss Kolombia, dan seluruh kontestan."

Pia mengaku sudah berbicara dengan Ariadna setelah kontes itu selesai. Perempuan berumur 26 tahun itu juga mengucapkan selamat ketika Aridna berulang tahun tepat di hari Natal lalu.

Menurut dia, Ariadna terlihat baik-baik saja. "Saya mengerti bagaimana perasaannya. Saya tahu, dia seorang wanita muda yang cantik dan sangat berbakat dan saya pikir dia akan memiliki banyak peluang lainnya," ujar perempuan kelahiran 24 September 1989 tersebut.

Pia juga mengatakan, Steve Harvey harus kembali sebagai pembawa acara tahun depan karena ia bisa membawa suasana menjadi menyenangkan.

"Ia membuat kami, para kontestan, menjadi sangat santai. Hal itu membuat kami lebih mudah menunjukkan kepribadian kami yang sesungguhnya. Saya rasa itu memberikan manfaat bagi semuanya, khususnya para penonton," kata Pia. (les)