NBC News melaporkan, peneliti mensurvei 1.388 orang yang rata-rata berusia 72 tahun, tentang konsumsi kafein mereka. Hasilnya, 61 persen partisipan mengatakan mereka mengonsumsi kopi, teh, dan cokelat setiap hari. Peneliti tidak menanyakan konsumsi minuman berenergi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun “kita tidak perlu mengurangi konsumsi cokelat, kopi, dan teh, yang bisa jadi punya manfaat untuk jantung,” ujar penulis. Dia juga menyebut asupan kafein yang direkomendasikan dokter “harus dipertimbangkan ulang.”
Seakan meyakinkan dokter untuk memeriksa ulang, para peneliti juga mencatat konsumsi kopi secara teratur berkaitan dengan rendahnya risiko diabetes tipe 2, obesitas, depresi, penyakit arteri koroner, dan kematian.
Karena “ini pertama kalinya sampel berbasis komunitas melihat akibat kafein pada detak jantung ekstra,” ujar penulis, maka studi lebih lanjut tetap diperlukan. (sil)