Mahkota tersebut didesain menyerupai Candi Borobudur, salah satu candi yang menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia karena termasuk dalam warisan budaya dunia. Beberapa lekuknya dibuat menyerupai stupa yang dihiasi dengan batu-batu berkilauan yang diambil dari berbagai daerah di Indonesia.
Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia (YPI) Putri K. Wardhani mengatakan pihaknya membuat mahkota baru, karena ingin Indonesia punya perbedaan jika sedang tampil di tingkat internasional. Sehingga ia membuat desain mahkota dengan Candi Borobudur sebagai simbol utamanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia melanjutkan, mahkota dengan batu berwarna merah diperuntukkan bagi pemegang tahta Puteri Indonesia. Warna merah dipilih sebagai simbol keberanian rakyat Indonesia dan rasa cinta kepada Republik Indonesia.
Sedangkan mahkota berwarna hijau ditujukan untuk Puteri Indonesia Lingkungan. Warna hijau melambangkan kesejukan, keberuntungan, dan memberi rasa perlindungan.
Warna tersebut juga melambangkan hutan Indonesia yang menjadi hutan hujan tropis terbesar nomor 2 di dunia setelah Brasil.
Sedangkan, mahkota warna biru diperuntukkan bagi Puteri Indonesia Pariwisata. Biru melambangkan warna lautan Indonesia yang indah.
Selain dari segi warna, mahkota tersebut juga dibedakan ukurannya. Mahkota untuk Puteri Indonesia memiliki ukuran yang sedikit lebih besar.
Mengenai nilai perhiasan yang pada mahkota tersebut, Putri menolak untuk menyebutkannya.
Namun, Putri menegaskan, mahkota tersebut sudah dibuat sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh Miss Universe selaku pemilik lisensi. Salah satunya, aturannya ukurannya tidak boleh lebih besar dari mahkota Miss Universe.
"Tapi secara tampilan, material, dan desain dibebaskan," kata dia.
Mahkota Puteri Indonesia kali ini merupakan bentuk kerja sama dari Yayasan Puteri Indonesia dengan produsen emas putih PLG. Butuh waktu sekitar satu tahun untuk membuat tiga mahkota tersebut. (les/les)