Mengutip CNN, seorang peneliti mengatakan bahwa otak mengecil seiring dengan pertambahan usia yang juga meningkatkan risiko pikun atau demensia. Namun, olahraga dapat mengurangi risiko tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kebugaran fisik menjadi hal yang penting untuk mencegah penuaan otak.
"Kami menemukan bahwa kondisi kebugaran fisik yang lemah di usia pertengahan berhubungan dengan penuaan otak dengan cepat dua dekade kemudian," kata Nicole Spartano dari Boston University School of Medicine.
"Pesan ini mungkin penting terutama untuk orang dengan penyakit jantung atau yang memiliki risiko atas penyakit itu, yang kami temukan lebih kuat hubungannya antara kebugaran fisik dan penuaan otak."
Para peneliti juga menemukan orang dengan tekanan darah dan detak jantung tinggi selama latihan lebih mungkin memiliki otak lebih kecil 20 tahun kemudian. Spartano mengatakan orang dengan kebugaran fisik yang rendah biasanya memiliki respon tekanan darah dan detak jantung tinggi dibanding yang sering berolahraga.
"Dari penelitian lainnya, kami mengetahui program latihan olahraga yang bertujuan meningkatkan kebugaran dapat meningkatkan aliran darah ke otak dalam jangka pendek," kata Spartano.
"Kesehatan dan pilihan gaya hidup memiliki konsekuensi bertahun-tahun kemudian," lanjutnya. (les)