Multiple sklerosis atau biasa disebut MS merupakan penyakit kronis yang menyerang sistem saraf pusat, seperti otak, tulang punggung, dan saraf optik. Pada beberapa kasus, penderita dapat lumpuh atau buta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan yang kedua melibatkan 1159 orang dengan MS dan 1172 orang sehat di Amerika Serikat. Para responden ditanya tentang jumlah konsumsi kopi dan lama pengalaman mereka meminum kopi.
Hasil penelitian menunjukkan risiko MS secara konsisten cukup besar pada orang yang mengonsumi sedikit kopi setiap harinya. Penelitian di Swedia menunjukkan mengonsumsi kopi berpengaruh para rendahnya risiko terkena MS dan gejalanya dalam lima hingga sepuluh tahun.
Secara rinci, orang dengan konsumsi kopi lebih banyak dari 900 mililiter setiap harinya punya peluang 28 hingga 30 persen lebih rendah terkena MS dibandingkan yang bukan peminum kopi. Hal ini tak jauh berbeda dengan temuan studi yang dilakukan di Amerika Serikat.
"Hasil dari penelitian ini menambah keuntungan kesehatan yang ada di dalam kopi," kata Elaine Kingwell dan Jose Maria Andreas Weijnands dari University of British Columbia, seperti dalam komentar yang tercantum di the Journal of Neurology, Neurosurgery, & Psychiatry, seperti dikutip dari Independent.
Kepala uji klinis di MS Society, Emma Gray, mengaku menyambut baik penemuan ini. Dia mengatakan bahwa dengan adanya temuan ini perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang hubungan kopi dengan pencegahan MS. (meg)