Tradisi yang ada sejak lama ini disebut masyarakat Perancis sebagai gastronomi, yang didapat dari salah satu karya puisi karya Jacques Berchoux pada 1804.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Corinne mencontohkan salah satu produk yang dimaksud, yakni 'salers', hewan yang serupa dengan sapi-kerbau. Salers berwarna coklat tua dan memiliki sepasang tanduk besar di kepalanya. Daging salers disebut-sebut Corinne memiliki tekstur yang sangat lembut.
“Berkat adanya gastronomi dan diakui dunia, salers jadi terkenal, padahal tadinya hampir punah. Karena ada pengakuan pemerintah terhadap gastronomi, binatang itu jadi dikembangbiakkan lagi dan dipakai sebagai bahan makanan di restoran-restoran,” kata Corinne.
Tak hanya hewan yang hampir punah, ujar Corinne, ada pula sayuran yang dikenal pada abad ke-17 kembali dikembangbiakkan berkat adanya gastronomi. Sehingga, secara lebih luas, gastronomi Perancis juga merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap restoran, peternak, dan petani setempat. (sil/sil)