"Saya senang ada festival kuliner ini. Sudah lama saya ingin mencicipi kelezatan Pempek Palembang," ujar Ayu, penduduk Sabah yang tinggal di kawasan Sembulan, Kota Kinabalu, ketika mengunjungi pameran yang diselenggarakan KJRI Kota Kinabalu, pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin mempromosikan beragam varian kuliner Indonesia kepada masyarakat di luar negeri seperti kepada warga Sabah," ucapnya.
Dia berharap masyarakat Sabah yang datang ke Festival Kuliner Indonesia akan jatuh cinta dengan kuliner Indonesia, dan nantinya mengunjungi tempat-tempat asal kuliner tersebut di Indonesia.
"Melalui festival ini, selain mempromosikan kuliner tetapi turut pula memperkenalkan potensi wisata kuliner di Indonesia," katanya.
Sementara itu, Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Akhmad DH Irfan mengucap syukur atas suksesnya Festival Kuliner Indonesia 2016 tersebut.
"Saya lihat orang ramai antre untuk mencoba kuliner Indonesia. Ini menunjukkan bahwa mereka ingin membuktikan sendiri informasi yang telah tersebar di Sabah mengenai enaknya masakan Indonesia," ucapnya.
Lebih dari itu, lanjutnya, penduduk Sabah juga banyak yang membeli minuman tolak angin dan teh botol. "Artinya, produk Indonesia sesungguhnya cukup digemari di Sabah," paparnya.
Adapun, makanan-makanan lain yang juga dipromosikan di festival tersebut adalah Soto Ceker, Bakso Malang, Sate Ayam, Tahu telor Surabaya, Es Teler, Ayam Goreng Lengkuas, Gado-gado, Nasi Liwet Solo, Urap, Lumpia Semarang, Kue Lumpur, Es Bir Plethok, Rendang Padang dan Es Kolak Pisang.
Pengunjung bisa mencicipi kuliner Indonesia tersebut dengan harga tiga ringgit per porsi atau setara Rp10 ribu. (antara/les)