"Jika ibu menyusui lebih lama, hingga anak berusia dua tahun akan menambah IQ anak sebesar 3 poin. Itu jumlah yang banyak," ungkap Sue Horton penulis ‘The Lancet Breastfeeding Series’ saat Workshop Hari Gizi Nasional di Jakarta, belum lama ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam studi yang dilakukan Sue, pemberian ASI eksklusif hingga 90 persen dalam kurun waktu dua tahun dapat menyelamatkan sekitar 820 ribu anak setiap tahunnya.
ASI juga ramah lingkungan dan lebih ekonomis dibanding menggunakan susu formula. Dalam studi itu juga, Sue menemukan selama satu tahun dapat menghemat pengeluaran hingga US$300 juta atau setara Rp3,98 triliun.
Saat ini di Indonesia, angka menyusui mencapai 65 persen, meningkat dari tahun 2013 yang hanya 38 persen. Angka tersebut terus diupayakan naik untuk mewujudkan sasaran global di tahun 2025. (les/les)