Oleh karenanya, Louboutin merilis Solasofia, yakni koleksi istimewa yang diciptakan spesial bagi seluruh wanita di dunia. Alasannya, koleksi Solasofia bagaikan sepatu ‘telanjang’ yang mewakili tujuh warna kulit wanita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak heran bila kemudian ide inovatif Louboutin mendapat pujian dari banyak wanita di dunia. Mereka pun rela merogoh kocek hingga US$450 atau Rp5,9 juta untuk mendapatkan sepasang sepatu yang sesuai dengan warna kulit mereka, dari ‘porcelain’ hingga ‘deep chocolate’.
Adapun kampanye iklan koleksi sepatu tersebut dipimpin oleh duo fotografer kenamaan Sofia Sanchez dan Mauro Mongiello. Mengambil tema ballerina, sebanyak tujuh model difoto menggunakan rok tutu dan sepatu yang sepadan dengan warna kulit mereka.
Sebelumnya, koleksi Nudes yang menampilkan ragam sepatu berhak tinggi dengan ciri khas sol merah khas Loubutin, telah punya jutaan penggemar di seluruh dunia. Namun Louboutin optimistis, Solasofia akan lebih punya banyak fans, mengingat koleksi sepatu tersebut berjenis flats.
Sayangnya, banyak juga yang menyayangkan karena harga sepatu itu dianggap terlalu mahal.
“Ini adalah koleksi sepatu bagi orang-orang berduit,” cuit pemilik akun @nourallhh di Twitter.
Tapi, ada juga yang memuji ide kreatif Louboutin. Salah satunya seorang fans yang menulis Louboutin bukan hanya desainer sepatu, melainkan orang yang peduli pada keragaman. (les)