Bisakah Bawang Merah Tumbuhkan Alis Lebih Cepat dan Tebal?

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Kamis, 31/03/2016 08:14 WIB
Ada sebuah tren aneh yang mengungkapkan bahwa bawang bisa membantu menumbuhkan alis mata. Benarkah? ilustrasi alis (malyugin/thinkstockphotos.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Alis kini tengah menjadi sorotan penting dari semua bagian wajah perempuan. Hampir semua perempuan selalu memastikan alisnya terbentuk rapi dan indah sebelum mereka keluar rumah.

Tak heran berbagai perawatan alis pun dilakukan untuk mendapat alis lebat dan sempurna. Tren penumbuhan alis pun makin marak dilakukan baik dengan cara alami ataupun buatan.

Salah satu cara menumbuhkan alis secara alami yang dinilai cukup aneh adalah dengan mengoleskan abwang merah. Cara aneh diperkenalkan oleh blogger kecantikan Farah Dhukai. Dia mengoleskan potongan bawang merah mentah ke alis mata demi mempercepat pertumbuhan alis mata dan membuatnya lebih tebal.


Dalam video yang diunggah oleh Huda Kattan ini tertulis bahwa bawang merah mengandung sulfur (belerang) yang bisa membantu mempercepat pertumbuhan rambut (termasuk alis) dan menebalkannya.

Untuk mendapat manfaat sempurna, dia menyarankan untuk sedikit menekan bawang ke alis selama lima menit. Setelah itu, bilas dengan menggunakan cairan pembersih wajah atau air dingin.

Mengutip Allure, ahli kosmetik kimia Randy Schueller merasa skeptis dengan metode tersebut.

"Saya tak pernah melihat adanya bukti dari aplikasi belerang bisa merangsang pertumbuhan rambut. Jika itu benar adanya, semua orang akan menjual aneka produk berbahan sulfur untuk menumbuhkan rambut," katanya.

Berbeda dengan Schueller, dermatologis di West Islip, New York, Kavita Mariwalla mengungkapkan bahwa belerang yang terkandung dalam bawang sudah terbukti membantu menumbuhkan rambut, namun tidak spesifik di alis.

"Sulfur adalah hal yang penting untuk rambut, namun bagaimanapun juga mengaplikasikan cairan bawang tak berarti kalau belerang langsung masuk ke dalam helaian rambut. Kemungkinan, belerang akan bertindak sebagai antiperadangan alami," kata Mariwalla.

Dalam penelitian sebelumnya, peneliti menguji cairan bawang pada penderita Alopecia areata (penyakit autoimun yang menyerang kulit kepala dan menyebabkan rambut rontok). Lewat penelitian yang dimuat dalam Journal of Dermatology tahun 2002, seorang perempuan mengaplikasikan cairan bawang ke kulit kepala. Mereka yang melakukan hal tersebut memiliki pertumbuhan rambut kembali yang lebih baik dibandingkan yang hanya mencuci rambut dengan air keran saja.

Hanya saja alasan cairan bawang ini bisa bekerja maksimal adalah karena pada sembuhnya peradangan kulit kepala. Beberapa tipe alopecia merupakan akibat dari dermatitis seborrheic yang menyebabkan peradangan kulit kepala. Kandungan belerang dalam cairan bawang ini menjadi senyawa antibakteri yang bisa mengurangi penyakit tersebut.

Mariwalla mengatakan bahwa ini adalah bukti bahwa cairan bawang memang bisa membantu menumbuhkan rambut penderita alopecia. Hal ini mungkin bisa membantu menumbuhkan alis jika terjadi alopecia di alis.

"Tapi alis tipis biasanya disebabkan karena pencabutan atau waxing," katanya.

"Saya tak ingin orang berpikir bahwa mengaplikasikan cairan bawang tiap hari bisa tiba-tiba menumbuhkan alis dan menebalkannya."

Hanya saja, dia tak melarang jika ada perempuan yang ingin mencobanya karena tak ada efek buruk yang mungkin terjadi.

"Anda tak perlu mengoleskan satu buah bawang ke alis, tapi sebaliknya ambillah cairan bawang dan gunakan cotton bud untuk mengoleskan cairannya ke alis mata. Diamkan 15 menit dan bilas sampai bersih."

(chs/chs)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK