Iklan Gucci ini bukanlah hal baru, videonya telah diunggah ke saluran YouTube sejak 16 September 2015, dan ditonton nyaris 500 ribu kali. Salah satu faktor popularitasnya karena kontroversi menggunakan model kurus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut penjelasan ASA, mereka menemukan masalah tentang model iklan Gucci, setelah menerima komplain karena menggunakan model yang terlalu kurus. Rabu (6/4) waktu setempat, ASA pun memutuskan larangan pada iklan yang menampilkan model kurus, karena dianggap memberikan edukasi yang tidak sehat pada masyarakat.
ASA meyakini bahwa salah satu model dalam iklan Gucci yang bersandar di dinding memiliki lengan yang sangat ramping dan torso tidak proporsional dengan kepala dan tubuh bagian bawah.
ASA pun mencatat, bahwa model yang terlalu kurus ini, menggunakan riasan wajah yang membuah matanya tampak cekung, dan tambahan torehan yang memberi kesan 'tirus'.
Gucci merespon positif pelarangan dari ASA. Rumah mode Italia tersebut langsung memotong tayangan yang dianggap memberikan teladan tidak sehat bagi masyarakat, terutama remaja wanita.
Kontroversi tubuh kurus memang masih menghantui dunia mode. Banyak model yang mengaku harus melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badannya agar sesuai dengan keinginan desainer dan brand.
Salah seorang model yang mengaku mengalami tekanan untuk menurunkan berat badan adalah model Victoria’s Secret Erin Heatherton.
Melansir laman US Weekly, dia diminta menurunkan berat badannya dengan diet ketat dan olahraga keras. Namun, karena berat badannya tak kunjung turun, Erin merasa tertekan karena saat di rumah ia merasa bersalah saat ingin makan.
Pada akun Instagramnya, Erin menulis tentang penjuangannya menurunkan berat badan berjudul “breakdown to breakthrough". Ia menjelaskan bahwa perjuangannya dalam mendapatkan citra tubuhnya dan tekanan akan kesempurnaan, membantu dia untuk mencintai diri sendiri, apa adanya.
[Gambas:Youtube]
(les/les)