Dibuat oleh Joe Bar dalam kesempatan Burger Week di kota tersebut, burger ini terinspirasi dari film ‘Willy Wonka and the Chocolate Factory’ pada 1971.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesan yang ditampilkan penuh warna. Bukan cuma dari roti yang memang sudah berwarna-warni, tetapi juga dari susunan isi yang penuh warna seperti hijau dari selada, merah dari tomat, ungu dari bawang, putih dari mayonaise, dan warna coklat dari daging.
Pihak restoran bukan hanya menyajikan burger pelangi, beserta minuman bertema Willy Wonka seperti Snoozzberry Slushie dan Fizzy Lifting.
Kreasi makanan pelangi bukan kali ini saja tersaji bagi para petualang kuliner. Toko bagel di New York pernah membuat bagel pelangi.
Pada bagel pelangi tersebut, adonan terigu dan ragi dikombinasikan dengan pewarna makanan. Pewarna berfungsi membuat makanan lebih cerah.
Selain bagel pelangi, di Hong Kong ada keju penuh warna. Keju pelangi tersebut ditemukan pada sandwich buatan KALA Toast.
Sandwich yang seharga US$5 atau Rp67 ribu tersebut berisikan roti panggang dengan keju beragam warna yang mewakili beberapa rasa. Warna pada keju tersebut seperti biru yang berasal dari lavender, hijau dari basil, dan merah muda dari tomat. (les)