Mengolah Kotoran Gajah Jadi Kertas Daur Ulang Bebas Bau

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Rabu, 04/05/2016 14:50 WIB
Mengolah Kotoran Gajah Jadi Kertas Daur Ulang Bebas Bau ilustrasi kertas (Casanowe)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wacana untuk melakukan daur ulang kertas memang sudah lama diucapkan. Daur ulang kertas dilakukan untuk mengurangi penebangan pohon liar yang digunakan untuk membuat kertas.

Tapi tampaknya, proses daur ulang kertas tak cukup mampu untuk mengendalikan laju penebangan liar. Namun kini, ada cara baru untuk memproduksi kertas, tanpa harus menebang pohon.

Sebuah taman hewan di Thailand berhasil membuat kertas daur ulang dari limbah. Limbahnya pun bukan limbah sembarangan, melainkan limbah dari kotoran gajah. Kertas kotoran gajah ini disebut PooPooPaper.


Taman PooPooPaper ini berlokasi di Chiang Mai, Thailand. Taman ini jugua merupakan tempat yang populer di kalangan wisatawan, baik keluarga maupun backpacker. Di sini, Anda punya kesempatan untuk melihat gajah yang lucu.

Bukan cuma itu, Anda juga punya kesempatan untuk melihat proses pengolahan kotoran gajah menjadi kertas daur ulang yang ramah lingkungan.

Proses pembuatan kertas kotoran gajah ini pun mirip dengan pembuatan kertas berbahan daur ulang kertas lainnya. Jika daur ulang kertas biasanya menggunakan potongan kertas yang dibuat bubur kertas dan dicetak, maka kertas kotoran gajah ini dibuat dari 'bubur' kotoran gajah yang direbus.

'Bubur' kotoran ini diklaim tak mengandung klorin dalam proses pembuatannya. Setelah kotoran dibersihkan, 'bubur' kotoran ini akan direbus dan dicetak dengan menggunakan bingkai pencetak kertas.

Setelahnya, kertas ini akan dikeringkan sampai berbentuk lembaran kertas tipis. PooPooPaper mengungkapkan bahwa kertas ini dijamin 100 persen bebas bakteri dan 100 persen bebas bau tak sedap. (chs/chs)