Para ahli telah menyerukan pemerintah Inggris untuk mengurangi harga dan menghapus syarat bagi perempuan untuk berkonsultasi dengan apoteker sebelum membeli kontrasepsi darurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kondom tersedia. Sex toys tersedia. Segala macam obat tersedia. Jadi mengapa tidak tersedia juga kontrasepsi darurat?
“Sebagai masyarakat kita menerima seks untuk senang-senang, tapi sekaligus membuat perempuan menanggung malu dan membayar kelewat mahal ketika ada yang terjadi di luar rencana.”
Pil kontrasepsi tersedia di Inggris dalam dua bentuk, yakni Levongestestrel (dikenal sebagai Levonelle) dan Ulipristal (dikenal sebagai ellaOne). Harga Ulpristal £15.80 (Rp240 ribu)di Prancis, tapi di Inggris £47.40 (Rp718 ribu).
Tak kurang 61 persen dari seluruh perempuan Inggris menggunakan kontrasepsi darurat, tertinggi di Uni Eropa (UE). Di negara-negara UE, mayoritas angkanya sekitar 20 persen, dengan Jerman sebagai negara dengan penggunaan pil kontrasepsi terendah, yakni 13 persen. (sil)