Gedung yang selesai dibangun sejak 1983 itu kini menjadi bangunan paling dicari oleh para turis. Tentu saja hal itu dikarenakan pemiliknya yang dikenal sebagai pengusaha dan politisi bermulut pedas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Air terjun buatan setinggi 18 meter yang berada di bagian tengah gedung dekat kafe-kafe dan toko memorabilia Trump juga kerap menjadi target untuk pengunjung berfoto.
Sayangnya, tidak semua turis yang berfoto dengan latar belakang Trump Tower tampil dengan pose laiknya wisatawan yang kagum dengan sebuah objek yang menarik.
Hal itu terlihat dari postingan sosial media beberapa bulan belakangan ini. Banyak sekali pengguna Instagram yang mengunggah foto mereka di depan Trump Tower sambil mengacungkan jari tengah.
Terlepas dari cerita 'kekaguman' masyarakat dan wisatawan New York akan Trump Tower, di dalam gedung 58 lantai ini terdapat banyak cerita. Pertama adalah tentang tiga lantai teratas gedung yang menjadi kediaman Donald Trump.
Ornamen dan desain ruangan ketiga lantai tersebut didesain oleh arsitektur bernama Angelo Donghia. Dia mengangkat gaya kediaman Raja Perancis Louis XIV dan ilustrasi-ilustrasi yang Istana Versailles.
Penthouse dengan pemandangan Central Park dan Manhattan ini didekorasi dengan marmer berlapis emas 24 karat dan perabotan serta pahatan bertema era neo-classical.
Meski Trump Tower dikenal sebagai markas besar perusahaan dan juga tempat tinggal Donald Trump, bangunan ini ternyata juga menjadi rumah beberapa tokoh kenamaan. Mulai dari mantan Presiden Federasi Sepak Bola Brazil Jose Maria Marin, yang kini sedang tersangkut kasus korupsi, aktor Bruce Willis, hingga pesepakbola Cristiano Ronaldo.
Selain menjadi lokasi syuting reality show The Apprentice, Trump Tower juga menjadi salah satu set lokasi pembuatan film The Dark Knight Rises yakni sebagai kantor Wayne Enterprises.
(meg/meg)