Melansir laman Daily Meal, studi yang digelar PBB itu menemukan dari 83 negara anggota organisasi yang disurvei, hanya empat negara yang punya sistem pangan berkelanjutan. Dengan kata lain, produksi makanan mereka bisa memenuhi kebutuhan pangan warganya dan sekaligus ramah lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dengan makan yang sehat, selain tubuh sehat, kita juga punya lingkungan yang sehat,” kata ketua studi Carlos Gonzales-Fischer.
Kendati demikian, Gonzales-Fischer menyebutkan masih diperlukan studi lanjutan untuk mengetahui perilaku negara-negara di dunia atas produksi dan konsumsi makanan. Terlebih, dalam studi tersebut hanya 83 dari 215 negara yang disurvei.
Survei tersebut juga tidak mengikutsertakan negara-negara dunia ketiga, terutama di Benua Afrika, dimana kelaparan masih menjadi masalah yang lebih mendesak dibanding keberlanjutan produksi makanan. (les)