Perdebatan kedua hal tersebut ternyata memang terjadi karena perbedaan kondisi pada masing-masing orang. Ahli nutrisi dan fisiologi olahraga University of Missouri mengatakan bahwa kondisi fisiologi pada satu orang bebeda dengan lainnya, seperti yang dirilis SELF.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asupan itu akan membuat tubuh lebih berenergi dan bisa membuat olahraga yang dilakukan semakin intens.
Di sisi lain, olahraga dengan perut kosong pun sebenarnya tidak menimbulkan masalah pelik.
"Secara fisiologis, tidak berbahaya berolahraga dengan perut kosong," kata Ball, dikutip Fox News.
Meski tidak berbahaya, namun berolahraga dengan perut kosong perlu disesuaikan dengan tingkat intensitas dan tujuan berolahraga. Bila akan berolahraga berat, disarankan mengonsumsi camilan sebelum olahraga.
Beberapa penelitian menunjukkan hal yang bertentangan. Sejumlah studi menunjukkan olahraga dengan perut kosong lebih mudah membakar lemak. Namun sebagian yang lain, fungsi olaharaga akan lebih optimal dengan perut yang terisi cadangan energi.
"Tapi konsumsi pasca olahraga itu lebih penting," kata Ball. "Pastikan mengisi tenaga dengan makanan tinggi protein setelah berkeringat untuk membantu otot memperbaiki jaringan dan memaksimalkan keuntungan semua kerja keras yang sudah dilakukan." (les)