Tapi, sebuah penelitian ternyata menemukan manfaat baik dari kebiasaan mengisap jempol. Penelitian dari McMaster University di Kanada menyebutkan anak-anak yang cenderung melakukan kebiasaan itu, cenderung lebih sedikit mengembangkan alergi saat dewasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Peneliti Profesor Malcolm Sears mengatakan bahwa temuannya konsisten terhadap teori kebersihan.
"Paparan awal untuk kotoran atau kuman mengurangi risiko mengembangkan alergi," katanya dilansir dari Independent.
"Meskipun kami tidak menyarankan kebiasaan itu harus didorong, tapi ada sisi positif yang muncul dari kebiasaan tersebut.”
Saat anak-anak mengisap jempol, mereka justru meningkatkan eksposur pada mikroba yang mempengaruhi perkembangan sistem kekebalan tubuh.
Penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Pediatrics ini, juga dilakukan oleh akademisi dari Dunedin School of Medicine di Selandia Baru. Professor Sears pun menemukan bahwa hal tersebut ini berpengaruh sampai dewasa. Dengan kata lain, saat dewasa, anak tidak mudah alergi meski adanya hal-hal pemicu alergi di sekitarnya. (les)