Sebuah perusahaan teknologi di Jepang membuat sebuah alat yang disebut-sebut mengatasi masalah keringat di ketiak. Perusahaan bernama Thanko itu menciptakan sebuah kipas mini untuk memberikan angin pada ketiak bernama Waki no Shita Kura atau alat pendingin ketiak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan sepasang baterai, mesin ini dapat bekerja lima hingga sembilan jam tergantung mode kecepatan angin yang digunakan. Terdapat tiga tingkat kecepatan angin yang dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Perusahaan ini sepertinya memahami kebutuhan teknologi saat ini. Kipas ketiak itu juga dilengkapi slot lubang microUSB yang dapat dihubungkan dengan kabel data ke komputer atau powerbank untuk mengisi ulang kembali baterai.
Alat pendingin mini ini bahkan bukan hanya dapat dipakai untuk mendinginkan ketiak yang berkeringat, namun juga dapat dipasang di antara kancing kemeja bila terasa gerah di dada dan perut. Warnanya yang putih membuat alat ini tak terlalu mencolok terlihat oleh orang lain.
Untuk alat penemuan 'canggih' ini, pihak perusahaan mematok harga sebesar 1980 yen atau Rp253 ribu per unit. Sedangkan bila membeli dua alat, perusahaan memberikan harga 3800 Yen atau Rp486 ribu.
Menurut International Hyperhidrosis Society, keringat berlebih pada ketiak atau axillary hyperhidrosis adalah salah satu kondisi yang tak dapat dikendalikan, mengganggu, dan kadang membuat pribadi menjadi rendah diri. Kondisi ini dapat dipengaruhi berbagai faktor mulai dari suhu tubuh dan lingkungan hingga fisiologi produksi kelenjar keringat.
Beberapa penelitian telah berupaya menemukan solusi keringat ketiak berlebih ini, salah satu yang masih menjadi andalan adalah penggunaan deodoran.
Selain itu, pada 2011 lalu Badan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memberikan izin sebuah terapi penghilang keringak ketiak berlebih bernama miraDry yang menghilangkan secara permanen jumlah keringat dari ketiak.
[Gambas:Youtube] (les)