Dua orang remaja Inggris, Klaus Mitchell dan Farrah merancang sebuah program bernama 'Food for Life Programme'. Dalam program khusus tersebut, mereka mengajarkan masyarakat untuk memasak makanan yang bernutrisi dan sehat setiap pekannya. Program ini berada di bawah pengawasan kepala Physician's Committee for Responsible Medicine (PCRM), Neal Barnard.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampanye ini juga didukung oleh lembaga sosial lainnya yang menyediakan tempat secara gratis dan dukungan relawan. Selain itu mereka juga didukung oleh perkumpulan petani sayuran yang memungkinkan peserta mendapatkan bahan masak dengan harga yang lebih murah.
Setiap kelas dari program ini berlangsung selama dua jam dan didanai oleh relawan ataupun donatur. Masing-masing kelas berisi cara memasak dengan manual dan berisi edukasi tentang gizi dan makanan sehat guna meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit.
"Di awal kelas, kami memulai dengan ceramah nutrisi dari dr. Neal Barnard, kemudian kami buat kelompok-kelompok dan mulai untuk memasak," kata Klaus.
"Sebelum memulai kelas, kami sudah mempersiapkan bahan bakunya, semua sudah dipotong terlebih dulu sehingga peserta bisa fokus pada teknik memasak dan cara memasak yang sehat (tanpa minyak, water frying), dan hasilnya tak ada pisau yang digunakan di kelas," lanjutnya.
Klaus merasa bahwa informasi yang selama ini tersebar hanya berupa pentingnya mengonsumsi makanan sehat. Namun informasi tentang cara pembuatannya yang menarik dan tetap menjaga kandungan nutrisi bahan makanan masih sangat minim.
Melalui program para ahli dapat menyampaikan informasi ilmiah nutrisi yang rumit menjadi sederhana, lezat, dan dapat dilakukan oleh banyak orang.
"Inilah yang kami ajarkan ke masyarakat untuk masak tanpa butuh tenaga besar, yang juga membuat mereka hemat waktu dan uang," kata Klaus. (chs)