Tujuh Cara Agar Anak Bersemangat Menyantap Makanan

Munaya Nasiri, CNN Indonesia | Selasa, 06/09/2016 07:57 WIB
Tujuh tips sederhana yang bisa dilakukan orang tua saat mengajak anak makan, agar tumbuh kembangnya optimal. Ilustrasi (jill111/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Orang tua tentu resah mendapati buah hatinya rewel saban makan, atau bahkan tidak napsu makan. Sebab di masa pertumbuhan, anak membutuhkan gizi dan nutrisi yang cukup. Karena itu, pola makannya harus baik.

Kecukupan gizi dan nutrisi anak yang masih berusia balita bisa ditandai dan dicermati di Kartu Menuju Sehat (KMS). Demikian disampaikan Anna Surti Ariani, Msi, psikolog anak dan keluarga, di Jakarta, baru-baru ini.

"Kalau di KMS terlihat bahwa pertumbuhan anak ada di area berwarna hijau, berarti secara keseluruhan, dia sehat. Tapi kalau [pertumbuhan] anak ada di area kuning atau bahkan merah, maka pasti ada kesalahan dan harus segera ditangani."


Untuk itu, agar anak tumbuh dengan optimal, Nina, sapaan akrabnya, membagikan tujuh tips sederhana yang bisa dilakukan orang tua saat mengajak anak makan.

1. Buah dan Sayur, Sang Sahabat

Cara ini bisa dilakukan dengan membuat tokoh-tokoh fiksi dari buah dan sayur. Misalnya, Pepi si Pisang, Meri si Stroberi, Oli si Brokoli, dan Joy si Jeruk. Orang tua pun bisa mewujudkan karakter tersebut dengan membuat boneka, sehingga anak akan lebih semangat lagi saat makan.

2. Dongeng tentang Makanan

Menurut Nina, dongeng tersebut merupakan trik jitu yang bisa membuat anak mau mengonsumsi makanan yang telah disajikan. Selain membuat karakter baik dari makanan, orang tua juga bisa menyisipkan manfaat yang terdapat pada makanan itu, khususnya buah dan sayur.

3. Buat Si Kecil Merasa Lapar

Saat orang tua mengajak anak makan, terkadang anak masih merasa kenyang. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengajak anak bermain terlebih dulu, agar energi dalam tubuh tersalurkan.

Selain itu, orang tua juga harus membuat jadwal makan yang teratur. "Misalnya, hari ini makan siang pukul 12. Esok harinya pun harus pukul 12. Agar anak terbiasa dengan pola makannya," ungkap Nina.

4. Ajak Anak Ikut Memasak

Kegiatan ini akan membuat anak semakin bersemangat untuk makan karena telah melihat secara langsung proses pembuatan makanan tersebut.

5. Berikan Alat Makan yang Lucu

Berikan anak peralatan makan yang menarik dan yang ia sukai. Ini akan meningkatkan napsu makan anak.

6. Menata Makanan dengan cara Unik

Para orang tua tentu harus memiliki kreativitas tinggi. Dengan menyajikan makanan dalam bentuk yang unik dan menarik, anak tentu akan tertarik untuk memakannya.

7. Lakukan Teknik Psikologi yang Keren

"Salah satunya dengan bermain sambil belajar," ungkap Nina. Ia pun mencontohkan, "Misalnya, sekarang pukul 12. Kemudian kita bilang ke anak, 'Nanti kalau jarum panjang sudah di angka enam, kita makan yuk.'" Cara tersebut tentu harus diulang terus menerus.

"Nanti kalau jarum panjang sudah di angka tiga, kita ingatkan lagi. Sampai akhirnya tinggal lima menit, kita bilang, 'Nak, ayo kita bereskan mainannya. Kalau jarum panjang diangka enam, kita harus apa?'"papar Nina.

Nantinya, saat tiba waktu untuk makan, orang tua pun harus tegas dan tidak boleh menerima negosisasi lagi dari si kecil.

Selain tujuh cara tersebut, Nina juga mengatakan bahwa orang tua juga harus memperhatikan apa yang dikonsumsi anak.

"Kalau anak kenyang, kita harus lihat dulu, mungkin sebelumnya dia makan biskuit, atau jajan, atau minum susu. Jadi wajar kalau dia tidak mau makan."

(vga/vga)