Nicotinamide, Si Pencegah Gatal pada Kulit Bayi

Munaya Nasiri, CNN Indonesia | Jumat, 30/09/2016 08:47 WIB
Nicotinamide, Si Pencegah Gatal pada Kulit Bayi Ilustrasi bayi (robarmstrong2/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Eczema atau eksim adalah kelainan kulit yang bisa membuat kulit merah, kering, kasar dan gatal. Rasa gatal yang timbul sebaiknya tidak digaruk karena bisa menimbulkan lecet, bahkan berdarah.

Eksim sendiri biasa dijumpai pada bayi. Hal ini tentu membuat banyak orang tua bingung dan serba salah lantaran sulit mencegah si bayi menggaruk bagian tubuh yang terasa gatal. Di sisi lain, kondisi buah hati pun membuat prihatin.

Untuk itu, beberapa ilmuwan melakukan penelitian untuk mencari cara agar bisa mencegah bayi dari eksim. Para ilmuwan tersebut mengatakan bahwa dengan banyak mengonsumsi vitamin B saat hamil, maka bisa menurunkan risiko bayi terkena eksim.


Vitamin B tersebut bisa ditemukan pada daging, ikan, jamur, dan kacang-kacangan.

Melansir dari Daily Mail, vitamin B mengandung nicotinamide yang berguna untuk mencegah kondisi kulit gatal hingga 30 persen pada bayi usia satu tahun.

Selain itu, para ahli juga mengungkapkan bahwa vitamin B3 bisa meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit. Begitu pula dengan tryptophan yang terkandung pada protein, bisa meningkatkan kualitas kulit.

Peneliti dari University of Southampton berujar bahwa kondisi kulit sudah mengalami perkembangan sejak berada di dalam rahim. Mereka pun melakukan penelitian dengan mengamati 497 perempuan yang sedang hamil, serta mengamati jumlah vitamin yang dikonsumsi.

Setelahnya bayi-bayi lahir mereka juga mengamati tingkat kemungkinan eksim pada anak-anak di usia enam hingga 12 bulan.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa ibu yang banyak mengonsumsi nicotinamide memiliki risiko bayi terkena eksim lebih rendah sebanyak 30 persen.

Salah seorang peneliti, Profesor Keith Godfrey berujar, "Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk melihat hubungan itu [nicotinamide dengan eksim]. Tapi temuan ini sudah menjadi bukti yang lebih lanjut dari manfaat diet seimbang selama kehamilan."

Lebih lanjut, hasil dari penelitian tersebut bisa dipelajari di Clinical and Experimental Allergy.


(vga/vga)