Pasca Perampokan, Kim Kardashian Pakai Perhiasan 'Murah'

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Selasa, 10/01/2017 10:59 WIB
Pasca Perampokan, Kim Kardashian Pakai Perhiasan 'Murah' Pasca perampokan, Kim Kardashian lebih memilih pakai perhiasan dengan harga yang murah. (REUTERS/Eduardo Munoz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebelum perampokan terjadi, Kim Kardashian punya kebiaasan untuk mengunggah berbagai perhiasan mahalnya di akun media sosial. Kebiasaan pamernya ini akhirnya membuat perampok tergiur untuk mendatangi rumahnya pada Oktober 2015 lalu.

Kejadian perampokan tersebut tampaknya membuat Kim Kardashian sedikit trauma. Berkaca pada pengalaman buruknya itu, istri Kanye West tersebut berniat untuk mengubah gaya hidupnya. Dia berjanji tak lagi memamerkan kekayaannya dan tak memakai perhiasan yang berlebihan.

Mengutip Cosmopolitan, dalam unggahan media sosial terbarunya akhir pekan ini, Kim Kardashian terlihat menepati janjinya. Dia tak lagi menggunakan choker berlian untuk menghiasi tampilannya, dia memilih untuk menggunakan kalung emas yang bertuliskan Calabasas.


Kalung ini dilaporkan punya harga yang lebih murah dibanding dengan berlian miliknya. Kalung tersebut merupakan perhiasan custom dari XIV Karats seharga US$500. Meski masih cukup mahal, namun harga kalung ini tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan cincin emerald ibu dari North West yang seharga US$4 juta yang dicuri.

Perhiasan lain yang juga dianggap biasa adalah 'cincin' bibir emasnya. Perhiasan ini dipakainya di bagian bawah bibir. Cincin ini bukanlah perhiasan baru. Dalam beberapa acara, Kim Kardashian terlihat menggunakan perhiasan ini secara berulang-ulang.

Sementara itu, kepolisian Perancis saat ini sudah berhasil menangkap 17 orang perampok. Mereka menyusuri Paris hingga ke bagian selatan Perancis setelah melacak DNA yang terdapat di kediaman mewah Kardashian, di mana ia diikat dan ditodong senjata saat perampokan terjadi.

Perampokan tersebut membuatnya kehilangan uang senilai US$ 9,5 juta (Rp 119 miliar), dan menjadi perampokan di kediaman pribadi terbesar yang terjadi di Perancis dalam dua dekade.  

(chs)