Saat ini keduanya sudah dirujuk ke rumah sakit di kota Palembang.
"HPV merupakan virus yang menyebabkan kutil di berbagai bagian tubuh," kata dokter Puskemas daerah, Delia Yusfarani, dikutip dari Antara.
Penyebaran virus ini adalah lewat hubungan seksual. Hubungan yang tak benar akan menyebabkan kanker di alat reproduksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rata-rata sebesar 33 orang meninggal karena kanker serviks di Indonesia, dan di Jakarta kurang lebih berkisar di angka tersebut karena ini terkait aktivitas hubungan seks. Kalau hubungan seksualnya benar tidak ada masalah, namun bila mereka tidak aman maka kemungkinan tertular ini tinggi," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmadi Priharto.
"Upaya pencegahan hanya berupa tidak berhubungan seks sembarangan dan melakukan vaksinasi," kata Koesmadi.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan pada 2013 mencatat 330 ribu kasus kanker di Indonesia, dan kasus kanker serviks termasuk terbesar. Data WHO sendiri menyatakan, dua dari 10 ribu wanita di Indonesia menderita kanker serviks.
"Karena HPV ini disebabkan oleh virus, maka pencegahannya adalah dengan vaksinasi. Pemberian di atas 14 tahun akan membuat biaya menjadi lebih tinggi, lagipula menurut Riskesdas 2010, pernikahan anak di Indonesia antara 15-19 tahun sebesar 47 persen. Kalau tidak diberikan sebelum usia tersebut, Indonesia bisa kecolongan, ini agar anak terproteksi," kata Adrijono. (chs)