Robin Dunbar, pakar biologi evolusi University of Oxford melakukan pengamatan terhadap 30 orang, pria dan wanita, mulai dari sejak anak-anak hingga dewasa.
Dunbar mengamati perubahan perilaku mereka terkait jejaring sosial yang dilakukan selama rentang usia tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan mengobrol sembari minum atau makan di kafe atau mungkin menonton pertandingan sepak bola bersama ternyata berdampak memperkuat pertemanan antar lelaki.
Ini berbeda dengan wanita. Dunbar mengatakan, untuk mempertahankan hubungan pertemanan, para wanita lebih cenderung memilih menjaga intensitas atau frekuensi komunikasi.
Lihat juga:'Menggigit' Budaya Burger di Pojok Senopati |
"Berbicara sama sekali tidak berdampak apa pun pada hubungan laki-laki. Yang menguatkan hubungan mereka adalah melakukan hal secara bersama-sama seperti menonton sepak bola, pergi ke kafe atau pub untuk nongkrong. Ini perbedaan mencolok dari kedua jenis kelamin tersebut,"
"Kalau satu perempuan pindah kota, persahabatan mereka akan tetap dapat terjalin meski hanya bermodalkan telepon atau facebook," kara Dunbar.
"Sedangkan bagi laki-laki, hal itu tidak ada di dalam pikiran mereka. Para lelaki harus menemukan laki-laki lain untuk pergi minum."
(sys)