Tahun lalu, sebanyak 32 juta orang wisatawan datang ke Barcelona. Industri pariwisata memang menjadi salah satu sektor yang menyokong perekonomian mereka, karena menyumbang pendapatan sebanyak 14 persen.
Namun, industri pariwisata juga memberi dampak negatif, seperti naiknya barang kebutuhan dan harga properti, demi mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya dari wisatawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengatasi kenaikan harga properti, pemerintah akan menerapkan pajak tinggi terhadap pengusaha tempat penginapan. Pemerintah juga tak akan mengeluarkan izin pembangunan tempat penginapan yang baru.
Tak hanya pengusahanya, wisatawan juga bakal dikenai aturan baru, seperti kenaikan tarif parkir bus wisata, yang akan berpengaruh dengan kenaikan harga tiket bus wisata.
Selain itu, pemerintah juga akan membangun beberapa zona bebas kendaraan dan menertibkan tempat makan yang mengambil lahan pejalan kaki.
Peraturan ketat bagi industri pariwisata ini mulai direncankan setelah pemerintah mendapat banyak kritikan dari penduduk lokal.
Pada Januari, ribuan penduduk melakukan turun ke jalanan di kawasan wisatawan, Las Ramblas, dengan maksud memprotes kenaikan harga akibat maraknya wisatawan yang datang.
“Kami menyadari kalau banyak orang yang mencintai kota kami. Tapi kami merasa seperti di taman hiburan, terlalu banyak tempat makan, penginapan dan sovenir yang berjajar di sepanjang jalan,” kata Deputi Wali Kota, Janet Sanz, seperti yang dikutip dari NPR.
“Banyak orang yang tinggal dan bekerja di sini. Kota ini tak hanya untuk yang datang di akhir pekan,” lanjutnya.
(ard)