Pasar Tradisional Tomohon, Bukan Pasar Daging Sembarangan

AFP PHOTO/Bay ISMOYO, CNN Indonesia | Selasa, 04/04/2017 16:02 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Pasar Tomohon memang bukan sembarang pasar daging tradisional. Berbagai daging binatang eksotis dijual di sini, mulai dari daging ular, anjing hingga kelelawar.

Bersiaplah terkejut dan menyiapkan kekuatan jantung saat melihat jejeran pedagang daging yang menjual berbagai macam daging binatang eksotis. Warga Manado memang terbiasa memakan berbagai jenis binatang seperti anjing, babi, biawak, kelelawar atau biasa disebut paniki, ular (patola) hingga tikus. (AFP PHOTO/Bay ISMOYO)
Pasar ini tidak hanya ramai dikunjungi oleh warga Tomohon tetapi juga wisatawan lokal dan mancanegara. Para wisatawan biasanya datang karena penasaran dan banyak yang pulang dengan rasa mual atau muntah karena merasa jijik melihat pajangan ekstrem berbagai macam binatang ini. (AFP PHOTO/Bay ISMOYO)
Karena daging hewan yang dijual di sini unik-unik, Pasar Tradisional Tomohon ini pun dikenal dengan nama pasar ekstrem. Harga daging di sini bervariasi dan tidak tetap karena bergantung pada kesediaan stok daging-daging ini. (AFP PHOTO/Bay ISMOYO)
Keberadaan pasar ekstrem Tomohon ini kerap menimbulkan polemik. Komunitas pencinta hewan langka sering galang dukungan untuk melarang penjualan hewan-hewan ini. (AFP PHOTO/Bay ISMOYO)
Tikus yang dijual di pasar Tomohon ini bukan tikus yang biasa ditemukan di selokan atau gorong-gorong. Tikus-tikus ini atau biasa disebut kawok adalah tikus hutan yang memiliki ciri ekor berwarna putih. (AFP PHOTO/Bay ISMOYO)
Walau banyak dikecam oleh kelompok pecinta binatang, pasar ini bisa terus bertahan karena memang permintaan akan daging-daging hewan eksotik ini ada. Bahkan, meningkat jika menjelang perayaan hari raya atau hari-hari pengucapan syukur. (AFP PHOTO/Bay ISMOYO)
Pada akhir pekan, biasanya jenis daging yang dijual lebih bervariasi lagi. Yang sudah tidak jual adalah daging monyet atau yaki karena penjualan daging ini sudah dilarang.(AFP PHOTO/Bay ISMOYO)
Suplai daging hewan ini tidak hanya dari Manado saja tetapi juga dari Palu dan Gorontalo. Stok daging babi hutan dan anjing kabarnya didatangkan dari kedua kota tersebut. (AFP PHOTO / Bay ISMOYO)