Sumedang Gelar Festival Pesona Jatigede 2017

advertorial, CNN Indonesia | Kamis, 06/04/2017 16:20 WIB
Watuk Jatigede memang dikenal sebagai salah satu wisata yang harus dikunjungi jika berlibur ke Sumedang.
Jakarta, CNN Indonesia -- Watuk Jatigede memang dikenal sebagai salah satu wisata yang harus dikunjungi jika berlibur ke Sumedang. Oleh karena itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menggali potensi pariwisata Waduk Jatigede, yakni dengan membuat zona pengembangan wisata Waduk Jatigede melalui badan otoritas khusus.

"Akan ada beberapa objek wisata yang dibangun. Misalnya lapangan golf, off road, hotel dan restoran kuliner ikan, zona pemancingan ikan, waterboom, termasuk Museum Jatigede. Bahkan di tengah genangan terdapat pulau kecil bernama Pulau Surian yang akan dipakai penginapan dan restoran bakar ikan," ujarnya.

Kabupaten Sumedang juga akan menggelar sebuah festival besar di Waduk Jatigede yang akan menggaet 7.000 wisatawan. Festival Pesona Jatigede 2017 akan digelar pada tanggal 15 hingga 16 April 2017 dengan bekerja sama bersama Barudak Trail Adventure Sumedang (Batras) dan komunitas seni budaya di Kabupaten Sumedang.


Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengatakan, festival ini bertujuan memperkenalkan wisata alam, budaya, dan ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Sumedang kepada masyarakat, termasuk kepada para komunitas motor trail.

Selain itu, festival ini juga bertujuan untuk menanamkan disiplin dan rasa percaya diri pada generasi muda penggemar otomotif, serta menanamkan kepedulian terhadap tata tertib lalu lintas dan lingkungan. "Acara ini sebagai wadah dalam menyalurkan kegiatan olahraga otomotif, khususnya motor trail ke arah yang positif sesuai dengan sarana dan prasarana yang ada," kata Esthy.

Festival Pesona Jatigede 2017 akan diisi dengan kegiatan pameran ekonomi kreatif, trail adventure, pagelaran seni budaya sunda, lomba fotografi pesona Jatigede, penanaman 10.000 pohon, dan penebaran benih ikan.

Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumedang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2014, Kemenpar mencatat jumlah kunjungan wisman ke Sumedang mencapai 2.388 wisman dengan penerimaan devisa sebesar Rp 37.252.800.000. Sedangkan pada 2015, jumlah kunjungan wisman mencapai 2.865 wisman dengan penerimaan devisa sebesar Rp 44.694.000.000.

Untuk wisnus, pada tahun 2014 jumlah perjalanannya mencapai 141.261 dengan perhitungan nilai transaksi ekonomi mencapai Rp 141.261.000.000. Sedangkan pada tahun 2015, jumlah perjalanan wisnus mencapai 169.514 perjalanan dengan perhitungan nilai transaksi ekonomi mencapai Rp 169.514.000.000.