Alat ini bisa mendeteksi adanya kanker serviks dengan cara perubahan warna strip dalam waktu 15-30 menit. Perubahan warna ini menunjukkan adanya protein tertentu yang terkait dengan kanker serviks.
Tak dimungkiri kalau sekarang ini kanker serviks adalah kanker paling umum yang menyerang perempuan. Namun sayangnya, jenis kanker ini sering terlambat dideteksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bidang kesehatan ini benar-benar membutuhkan cara tambahan untuk menguji kanker serviks. Mereka butuh adanya tes yang bisa mendeteksi kanker serviks di banyak negara berpenghasilan rendah dan rendah," kata Jospeh Irudayaraj, seorang profesor teknik biologi di Purdue School of Agricultural and Biological Engineering.
"Di negara-negara berpenghasilan tinggi, sangat penting untuk mendapatkan tes selain HPV karena kemampuannya untuk melengkapi deteksi kanker serviks."
Dalam perkembangannya, peneliti mepikir bahwa tes ini bisa membantu mendeteksi jenis-jenis kanker dan penyakit lainnya, termasuk patogen infeksius. (chs)