Bermalam Sambil Mengapung di 'Kuburan Atlantik'
Ardita Mustafa | CNN Indonesia
Kamis, 20 Apr 2017 14:23 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Wisatawan selalu mencari sesuatu hal yang baru, tak hanya objek atau atraksi wisata, tapi juga tempat menginap. Dilansir dari Travel and Leisure pada Kamis (20/4), ada hotel baru yang menawarkan pengalaman berbeda untuk liburan.
Bernama Frying Pan Tower, tempat menginap itu berada di menara penjaga yang terletak di lepas pantai North Carolina, Amerika Serikat (AS).
Frying Pan Tower berjarak 54,7 kilometer dari bibir pantai. Dikutip dari keterangan resmi hotel, bangunannya terletak di ‘kuburan Atlantik’, karena kedangkalan perairannya.
Sebelum menjadi tempat menginap, bangunan itu berfungsi sebagai pemberi sinyal cahaya kepada kapal yang berlayar di sekitarnya agar tidak terdampar.
Sejak 1854, petugas militer AS berjaga di sana.
Karena teknologi GPS sudah banyak dipakai oleh kapal, maka pada 2004 bangunan ini sudah tak lagi berfungsi.
Namun, pemerintah menolak untuk membongkarnya, karena di sekitarnya telah hidup banyak terumbu karang.
Hotel ini hanya memiliki delapan kamar tamu, yang semuanya memiliki pemandangan lautan.
Fasilitasnya memang tidak mewah, tapi merasakan bermalam di tengah lautan pasti menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Untuk mencapai tempat menginap itu, pihak hotel menyediakan layanan helikopter dan kapal. Tidak mudah mencapai ke sana, tapi hal itu juga akan memberi pengalaman yang seru.
Frying Pan Tower menawarkan paket menginap empat hari tiga malam, seharga mulai dari US$995 per orang (sekitar Rp13,2 jutaan), yang sudah termasuk kamar dan antar jemput tamu.
Kurang puas? Hotel ini juga memberikan layanan menginap sebulan penuh, seharga mulai dari US$4995 per orang (sekitar Rp66,5 jutaan).
(ard)
Bernama Frying Pan Tower, tempat menginap itu berada di menara penjaga yang terletak di lepas pantai North Carolina, Amerika Serikat (AS).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak 1854, petugas militer AS berjaga di sana.
Karena teknologi GPS sudah banyak dipakai oleh kapal, maka pada 2004 bangunan ini sudah tak lagi berfungsi.
Namun, pemerintah menolak untuk membongkarnya, karena di sekitarnya telah hidup banyak terumbu karang.
Hotel ini hanya memiliki delapan kamar tamu, yang semuanya memiliki pemandangan lautan.
Kamar di Frying Pan Tower. (Dok. Frying Pan Tower) |
Fasilitasnya memang tidak mewah, tapi merasakan bermalam di tengah lautan pasti menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Untuk mencapai tempat menginap itu, pihak hotel menyediakan layanan helikopter dan kapal. Tidak mudah mencapai ke sana, tapi hal itu juga akan memberi pengalaman yang seru.
Pemandangan matahari terbenam dari Frying Pan Tower. (Dok. Frying Pan Tower) |
Frying Pan Tower menawarkan paket menginap empat hari tiga malam, seharga mulai dari US$995 per orang (sekitar Rp13,2 jutaan), yang sudah termasuk kamar dan antar jemput tamu.
Kurang puas? Hotel ini juga memberikan layanan menginap sebulan penuh, seharga mulai dari US$4995 per orang (sekitar Rp66,5 jutaan).
(ard)
Kamar di Frying Pan Tower. (Dok.
Pemandangan matahari terbenam dari Frying Pan Tower. (Dok.